Tentara Ancam "Ngebom" Sekolah di California

Kompas.com - 08/09/2011, 06:06 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Satu sekolah di California dievakuasi pada Rabu (7/9/2011) setelah ada ancaman bom. Menurut pejabat setempat, ancaman itu diduga dilakukan seorang tentara yang menghilang dari pangkalan militer di dekat sekolah itu, yang kemudian menyerahkan diri.

Lebih dari 3.000 siswa dan guru di San Clemente High School berlarian ke lapangan olahraga setelah ada pemberitahuan soal ancaman itu, yang dilaporkan dari seorang tentara yang menghilang dari pangkalan kamp Pendleton, sebelah selatan Los Angeles.

"Atas arahan para perwira sherif, semua staf dan siswa SCHS telah dievakuasi karena ancaman bom," menurut satu pesan di laman sekolah itu.

Evakuasi pada hari pertama kembali ke sekolah seusai para murid libur musim panas itu mulai berlangsung setelah pukul 09.00 waktu setempat, dan pada siang hari pengelola sekolah telah mulai membubarkan para siswa setelah menyuruh mereka tinggal di kawasan yang aman.

Juru bicara Departemen Sherif Orange County, Jim Amormino, mengatakan, ancaman tertulis itu ditemukan di antara barang-barang milik seorang personel angkatan laut di kamp Pendleton yang bernama Daniel Morgan, 22 tahun.

"Di baraknya, mereka menemukan satu catatan bahwa dia meletakkan bahan peledak di San Clemente High School. Sekolah itu telah dievakuasi—3.200 siswa dan staf pengajar telah dievakuasi. Sekolah telah dikunci dan aman," katanya.

Beberapa jam kemudian—ketika para siswa dibubarkan dan polisi terus mencari bahan peledak di setiap ruang—Morgan menyerahkan diri ke pihak keamanan di kamp itu.

Ancaman bom itu terjadi di tengah-tengah acara menjelang ulang tahun ke-10 serangan 11 September 2011 di New York dan Washington.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X