Badai Irene Tewaskan 44 Orang

Kompas.com - 30/08/2011, 09:45 WIB
EditorMarcus Suprihadi

MONTPELIER, KOMPAS.com — Serangan badai Irene di pantai timur Amerika Serikat telah menewaskan tak kurang dari 44 orang. Saat ini pun kota-kota di New England sedang berjuang menghadapi banjir besar, sedangkan jutaan orang masih hidup tanpa aliran listrik. Akan tetapi, dari Carolina Utara hingga Maine, orang-orang kini mulai bangkit untuk membersihkan permukiman mereka.

Adapun di Kota New York, seusai terjangan banjir di sela-sela gedung pencakar langit—seperti halnya adegan di film, kehidupan juga mulai pulih. Kereta api bawah tanah dan bus telah kembali beroperasi.

Meski demikian, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Associated Press pada Selasa (30/8/2011), di negara bagian di sisi utara pantai timur seperti di Vermont, sang gubernur melaporkan betapa banjir akibat badai merupakan banjir terburuk dalam satu abad terakhir.

Badai Irene setidaknya juga menewaskan lima orang penduduk di Republik Dominika dan Haiti. "Akan membutuhkan waktu untuk mengembalikan keadaan dari serangan badai ini," kata Presiden Amerika Serikat Barack Obama.


Dia pun menegaskan, Pemerintah Amerika Serikat akan mengerjakan apa saja untuk mengembalikan kondisi rakyat ke kehidupan yang normal. Untuk banyak orang, kehidupan setelah serangan badai lebih buruk ketimbang badai itu sendiri.

Di Carolina Utara, setelah Irene melintasi "The Outer Banks" pada Sabtu lalu sebelum menuju ke New York dan New England; sekitar 1.000 orang masih tinggal di tenda pengungsian. Dalam waktu bersamaan, sekitar lima juta rumah di lusinan kota belum teraliri listrik. Diperkirakan butuh waktu satu minggu sebelum listrik mengalir dengan baik.

"Ketika kulkas saya menghangat, maka insulin pun dapat memburuk. Saya dapat terkena shock diabet," kata Patricia Dillon, penduduk Milford, Connecticut. "Saya sangat lelah, stres, dan ketakutan," kata Dillon lebih lanjut.

Kini, Badai Irene melanjutkan perjalanan menuju bagian timur dari Kanada. Angin kencang berembus dari inti badai itu dengan kecepatan 90 kilometer per jam, menuju ke selatan New Brunswick, Utara, dan daratan Nova Scotia dan Pulau Prince Edward.

Instansi Lingkungan Hidup Canada melaporkan, angin kencang telah terasa di timur kota Quebec, di mana dilaporkan terpaan angin hingga 113 kilometer per jam.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X