Oposisi Bebaskan 10.000 Tahanan

Kompas.com - 29/08/2011, 02:42 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Kelompok oposisi Libya hingga Minggu (28/8/2011) sudah membebaskan lebih dari 10.000 tahanan. Pembebasan itu dilakukan sejak oposisi menguasai ibu kota Tripoli. Kebanyakan dari tahanan itu dijebloskan ke bui pada masa pemerintahan Moammar Khadafy.

Kendati begitu, menurut juru bicara kelompok oposisi Kolonel Ahmed Bani, sebagaimana warta Xinhua, sekitar 50.000 tahanan masih hilang. Penyebab tersebut diduga adanya pembunuhan tahanan saat yang bersangkutan selesai ditangkap. Bani mengemukakan hal itu bersamaan dengan pembetulan saluran pipa gas Libya menuju Eropa.   

Pada bagian lain, Ketua Dewan Nasional Transisi Mostafa Abdel Jalil pada Sabtu mengatakan akan melakukan pengadilan yang adil bagi para pendukung Khadafy. "Kami menaikkan hadiah bagi siapa saja yang bisa menangkap Khadafy," imbuhnya.

Di medan perang, pasukan oposisi sudah menutup kawasan tempat tinggal Khadafy di Sirte. Sebelumnya, kawasan itu dikuasai pendukung Khadafy.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.