Pemberontak Kuasai Rumah Khadafy

Kompas.com - 24/08/2011, 03:33 WIB
EditorKistyarini

TRIPOLI, KOMPAS.com — Kemenangan besar diraih para pemberontak Libya di Tripoli. Mereka berhasil menguasai kompleks Bab al-Aziziya yang di dalamnya terdapat kediaman Moammar Khadafy, Selasa (23/8/2011).

Mereka merayakannya dengan melakukan tembakan ke udara terus-menerus dari kompleks yang sangat luas itu. Mereka bisa masuk-keluar dengan bebas. Bahkan, banyak yang keluar sambil membawa senjata dan amunisi yang diambil dari bangunan itu.

Wartawan CNN, Sara Sidner, melalui Twitter, melaporkan dari dalam kompleks itu tentang emosi para pemberontak. "Di dalam kediaman Khadafy. Pemberontak: Libya sudah bebas," tulisnya melalui Twitter.

"Saya berjalan ke Gerbang Timur kamp Khadafy untuk kali ketiga hari ini," tulis Sidner.


Sidner memastikan bahwa para pemberontak berhasil menguasai kompleks tersebut. "Pemberontak jelas menguasainya. Kemenangan psikologis bagi para pemberontak."

Sebaliknya, wartawan CNN lainnya, Matthew Chance, melaporkan bahwa para loyalis Khadafy masih menguasai bagian lain dari Tripoli, termasuk lokasi Hotel Rixos, hotel tempat para wartawan asing bermukim selama di negara itu.

"Meskipun rumah (Khadafy) jatuh ke tangan pemberontak, Rixos masih di bawah kendali Khadafy," tulisnya.

Menurut Chance, para penghuni hotel, termasuk para wartawan, merasa "cukup takut" dengan kondisi itu. "Kami berada di lantai atas. Di sini (hotel) sangat panas. Kami semua mengenakan baju antipeluru. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi," katanya.

"Kami ingin keluar dari sini, tetapi tidak bisa. Kami merasa seperti ditahan di luar kehendak kami," imbuhnya.

Sementara itu, BBC melaporkan bahwa para pemberontak menghancurkan patung-patung, termasuk satu patung keemasan berbentuk tangan sedang meremas pesawat tempur Amerika Serikat.

Tidak ada perlawanan dari dalam kompleks yang disebut-sebut dijaga oleh ratusan loyalis Khadafy. Kompleks Bab al-Aziziya dilaporkan memiliki sejumlah terowongan bawah tanah yang terhubung dengan beberapa lokasi penting di Tripoli.

Di dalam kompleks itu terdapat beberapa bangunan militer, rumah Khadafy, perpustakaan, dan kantor-kantor pemerintah.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

    Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

    Internasional
    Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

    Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

    Internasional
    Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

    Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

    Internasional
    Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

    Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

    Internasional
    Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

    Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

    Internasional
    Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

    Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

    Internasional
    Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

    Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

    Internasional
    Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

    Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

    Internasional
    Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

    Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

    Internasional
    Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

    Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

    Internasional
    Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

    Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

    Internasional
    Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

    Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

    Internasional
    Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

    Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

    Internasional
    Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

    Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

    Internasional
    Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

    Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X