Saif: Khadafy Aman di Tripoli

Kompas.com - 23/08/2011, 12:48 WIB
EditorEgidius Patnistik

TRIPOLI, KOMPAS.com — Salah seorang putra Moammar Khadafy, Saif Al Islam, Selasa (23/8/2011) pagi, menyatakan, ayahnya berada di Tripoli dan dalam keadaan aman.

Moammar Khadafy sudah lama tidak tampil di depan publik dan keberadaannya tidak diketahui sejak pasukan pemberontak berhasil menerobos kota Tripoli yang merupakan benteng terakhir Khadafy, Minggu. Berbagai rumor dan spekulasi pun berkembang, antara lain bahwa ia telah meminta suaka ke Afrika Selatan. Namun, pihak Afrika Selatan telah membantah isu itu.

Saif Al Islam Khadafy, yang pada Senin kemarin dilaporkan telah ditangkap dan ditahan pihak pemberontak, muncul secara dramatis di jantung Tripoli semalam. CNN melaporkan, Saif muncul dalam sebuah konvoi Land Cruiser lapis baja, di bagian belakang sebuah hotel yang digunakan wartawan dan kru televisi, lebih dari sehari setelah pemberontak menyatakan bahwa mereka telah menangkapnya.

Menurut Daily Mail, dalam sebuah percakapan singkat, seorang wartawan bertanya kepada Saif apakah ayahnya aman dan berada di Tripoli? Ia menjawab, "Tentu saja." Dia menambahkan, "Kami telah mematahkan tulang punggung pemberontak. Itu sebuah perangkap. Kami membuat mereka berada dalam kesulitan, dan kami menang."

Hari Minggu, Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) menyatakan, arsitek berumur 39 tahun itu telah ditangkap dan ditahan. ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Saif terkait tuduhan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Namun, semalam, Saif tampil dengan pakaian kasual dan tampak santai serta percaya diri. Ia berseri-seri saat mengulurkan tangan untuk menyalami kerumunan pendukung. "Persetan dengan ICC," katanya terkait laporan mahkamah itu serta ancaman pengadilan atas dirinya.

Beberapa jam sebelumnya, Duta Besar Libya untuk Amerika Serikat juga mengatakan bahwa salah seorang putra Moammar Khadafy, yaitu Mohammad Khadafy, telah melarikan diri. Pasukan pemberontak kemarin menyatakan, Mohammad telah menyerahkan diri di Tripoli dan berada dalam tahanan rumah. Namun, pasukan yang loyal terhadap ayahnya telah membebaskan putra tertua Khadafy tersebut.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X