Dehidrasi Tewaskan 100 Pengungsi Libya

Kompas.com - 05/08/2011, 14:26 WIB
EditorEgidius Patnistik

ROMA, KOMPAS.com - Sekitar 100 pengungsi Libya diyakini telah meninggal setelah sebuah kapal yang membawa mereka mengalami masalah di lepas pantai Pulau Lampedusa, Italia.

Laporan dari daerah itu menyebutkan, pengungsi yang tewas itu merupakan bagian dari 300 orang lebih yang ditemukan di kapal itu oleh para penjaga pantai Italia. Banyak dari mereka mengalami dehidrasi parah saat ditemukan. Media Italia melaporkan, sebagaia dikutip Daily Mail, Kamis (4/8/2011), puluhan orang meninggal karena kehausan dan kelaparan di atas kapal itu.

Seorang perempuan yang selamat mengatakan kepada wartawan, "Kami tadinya 300 orang, tetapi sekitar 100, terutama perempuan, tidak bertahan. Para pria terpaksa melemparkan mayat mereka ke laut."

Tiga orang pengungsi, termasuk seorang perempuan hamil, diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit di pulau itu untuk mendapat pengobatan. Sebuah helikopter lain berupaya menurunkan pasokan makanan dan minuman ke perahu itu. Namun helikopter itu terpaksa membatalkan misinya karena sejumlah pengungsi mencoba untuk naik ke heli tersebut.

Para pengungsi telah berjejalan dan mengapung di dalam perahu sepajang 65 kaki itu selama lebih dari 36 jam. Misi penyelamatan untuk kapal itu dilakukan sekitar 104 mil di selatan Pulau Lampedusa, kata juru bicara penjaga pantai Italia, Vittorio Alessandro. Para penjaga pantai mengawal kapal itu ke pulau tersebut pada Kamis malam.

Sebelumnya, sebuah kapal Siprus telah mencoba untuk membantu para pengungsi itu ketika melihat kapal tersebut. Namun mereka akhirnya hanya bisa memberitahu penjaga pantai ketika sejumlah pengunsi mencoba untuk berenang dari kapal itu ke kapal mereka.

Ratusan pengungsi Libya telah tewas dalam perjalanan mencapai Lampedusa sejak pertempuran pecah di negara Afrika Utara itu. Awal pekan ini, penjaga pantai menemukan 25 mayat laki-laki di sebuah kapal. Mereka dilaporkan meninggal karena sesak napas. April lalu, sekitar 250 pengungsi tenggelam saat para penjaga pantai Italia berusaha melakukan sebuah misi penyelamatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X