Unjuk Rasa, 1.600 Orang Ditangkap

Kompas.com - 10/07/2011, 06:31 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sedikitnya 1.600 orang ditangkap menyusul gelombang aksi unjuk rasa puluhan ribu anggota partai oposisi Malaysia di Kuala Lumpur, Sabtu (9/7/2011), yang menuntut reformasi dalam pelaksanaan pemilihan umum.

Ini adalah puncak tekanan politik terhadap partai berkuasa Malaysia pimpinan Perdana Menteri (PM) Najib Razak beberapa pekan terakhir dan merupakan aksi unjuk rasa terbesar yang pernah terjadi di negeri jiran dalam beberapa tahun terakhir.

Polisi bertubi-tubi menembakkan gas air mata guna membuyarkan para demonstran yang merangsek menuju Stadion Merdeka di jantung ibu kota, tempat mereka akan berkumpul berunjuk rasa.

Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim mengatakan dalam jejaring sosial Twitter bahwa dirinya mengalami cedera ringan saat kelompoknya ditembaki aparat dengan gas air mata. Ia terjatuh di tangga.

Lebih dari 50.000 demonstran diperkirakan nekat turun ke jalan meskipun sudah diperingatkan oleh pemerintah bahwa aksi unjuk rasa di jalanan adalah ilegal.

Selengkapnya artikel ini dapat disimak di: http://cetak.kompas.com/read/2011/07/10/02111286/unjuk.rasa.1.600.orang.ditangkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.