Palestina Serukan Embargo Senjata pada Israel

Kompas.com - 09/07/2011, 13:32 WIB
EditorKistyarini

JERUSALEM, KOMPAS.com - Koalisi kelompok politik, serikat buruh dan lembaga swadaya masyarakat Palestina yang didukung oleh beberapa penerima hadial Nobel dari luar negeri Jumat (8/7/2011), menyerukan embargo senjata terhadap Israel.

"Embargo militer komprehensif terhadap Israel telah lama ditunggu," demikian pernyataan dari Komite Nasional Pemboikotan, Pembebasan Perdagangan dan Sanksi Palestina (Palestinian Boycott, Divestment and Sanctions National Committee).

"Hal itu merupakan langkah sangat penting ke arah diakhirinya penggunaan tak sah dan jahat kekuatan militer terhadap rakyat Palestina serta rakyat dan negara lain di kawasan itu dan akan merupakan tindakan tanpa kekerasan, efektif untuk menekan Israel agar memenuhi kewajibannya menurut hukum internasional," katanya.

Seruan itu dikeluarkan bertepatan dengan ulang tahun ke-7 putusan oleh Mahkamah Internasional bahwa tembok pemisah di Tepi Barat oleh Israel adalah tidak sah. Putusan itu dikeluarkan pada 9 Juli 2004.

Pernyataan itu mengatakan bahwa seruan embargo itu didukung oleh penerima hadiah Nobel Desmond Tutu, Mairead Maguire dan Adolfo Perez Esquivel serta oleh penulis dan aktivis sosial Kanada Naomi Klein.

"Saya mendukung seruan pada embargo senjata itu kareka kami menginginkan perdamaian dan keadilan bagi Palestina dan Israel melalui cara tanpa kekerasan," kata Tutu sebagaimana dikutip media.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.