Aljazair Membekukan Aset-aset Khadafy

Kompas.com - 06/06/2011, 15:39 WIB
EditorBenny N Joewono

ALJIERS, KOMPAS.com - Aljazair mulai membekukan aset-aset para pejabat dan perusahaan-perusahaan Libya, demikian dilaporkan harian lokal Echorouk, Minggu (5/6/2011).

Menurut laporan harian tersebut, Menteri Keuangan Aljazair Karim Djoudi telah menyerukan, melalui satu instruksi rahasia, bank-bank, perusahaan-perusahaan asuransi dan semua lembaga lokal dan asing untuk mulai membekukan aset-aset milik para anggota pemerintah Libya.

Laporan itu juga mengatakan, instruksi itu menetapkan bahwa semua aset Libya, termasuk real estat, dana-dana dan investasi di Aljazair harus dilacak dan dibekukan.

"Menteri memerintahkan lembaga-lembaga untuk menyebarkan instruksi itu kepada semua badan keuangan dalam rangka menjamin pendeteksian seluruh dana dan sumber keuangan yang dimiliki pemimpin Libya Muamar Gaddafi dan para anggota keluarganya," kata laporan itu.

Sebelumnya, pada Sabtu, dari Tokyo kantor berita AFP melaporkan, Jepang telah membekukan 4,4 miliar dolar aset milik pemimpin Libya Muamar Gaddafi dan kelompoknya, sesuai ketentuan resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Aset-aset itu termasuk tabungan bank," kata surat kabar Yomiuri Shinbun mengutip data kementerian keuangan, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

Seorang juru bicara tidak dengan segera mengomentari laporan- laporan itu. Dewan Keamanan PBB, dengan dukungan negara-negara Arab dan Afrika, pada 26 Februari dengan suara bulat mengesahkan sanksi-sanksi terhadap rezim Gaddafi dengan tujuan untuk menghentikan tindakan kerasnya terhadap kekuatan anti-pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Maret, kabinet Perdana Menteri Naoko Tan menyetujui sanksi itu, yang mencakup pembekuan aset dan larangan perjalanan terhadap beberapa pemimpin rezim tersebut.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.