Karine Melahirkan Dengan Ovarium Cangkok

Kompas.com - 17/04/2011, 09:06 WIB
EditorBenny N Joewono

PARIS, KOMPAS.com - Karine Thiriot (39), yang menderita kelainan sel kromosom melahirkan seorang putri dengan kondisi normal, setelah menjalani pencangkokan indung telur (ovarium) dari saudari kembarnya.

Proses pencangkokan indung telur yang berasal dari saudara kembar wanita tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan di dunia.

Bayi yang diberi nama Victoria itu dilahirkan di wilayah Paris pada 8 Maret lalu, serta dinyatakan bebas dari kelainan Sindrom Turner yang menjangkit pada ibu dan tantenya.

Karine Thiriot (39), mengatakan ia telah mencoba berbagai cara pembuahan untuk hamil, selama hampir 15 tahun.

"Itu merupakan pencangkokan pertama kali di dunia dari saudara kembar yang menderita Sindrom Turner," kata ahli kandungan asal Belgia, Jacques Donnez, yang melakukan operasi tersebut pada Agustus 2009 lalu.

Itu juga merupakan pencangkokan indung telur pertama di Eropa, kata Donnez, yang sejak itu telah berhasil melakukan operasi serupa yang melibatkan saudara perempuan yang bukan kembar.

Thiriot kehilangan indung telurnya karena Sindrom Turner, yang menjangkit pada satu dari 2.500 wanita, namun saudari kembarnya, meskipun memiliki kekurangan kromosom yang sama, tetap subur dan memiliki dua anak sebelum menjalani pencangkokan itu.

Beberapa bulan setelah pencangkokan, siklus reproduksi rutin Thiriot terbentuk sendiri dan ia hamil secara normal. "Victoria lahir normal dan sehat, dia tidak memiliki Sindrom Turner," katanya bahagia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X