Israel Tangkap Anggota Parlemen Hamas

Kompas.com - 01/04/2011, 04:41 WIB
Editoryuli

AL KHALIL, KOMPAS.com - Militer Israel menangkap lagi seorang anggota parlemen Hamas, Kamis (31/3/2011), lebih dari setahun setelah ia dibebaskan dari penjara, kata keluarganya dan pejabat keamanan Palestina.

Mohammed Maher Badr (52), yang dibebaskan pada November 2009, ditangkap oleh pasukan Israel di rumahnya di kota Al-Khalil (Hebron), Tepi Barat. "Saya bisa memastikan bahwa ia ditangkap karena terlibat dalam organisasi teroris Hamas," kata seorang juru bicara militer Israel kepada AFP.

Badr adalah anggota ketiga parlemen Hamas yang ditangkap tahun ini. Sebelumnya Maret, militer menahan anggota parlemen Azzam Salhab, dan pada Januari mereka menangkap Jamal Natshe, keduanya anggota Hamas yang tinggal di Al-Khalil dan dibebaskan dari penjara Israel lima bulan sebelumnya.

Sejak Oktober Israel menangkap lagi delapan anggota parlemen Hamas dan seorang mantan menteri, yang termasuk diantara 64 pejabat Hamas yang ditangkap pada 2006 setelah pejuang Palestina menculik prajurit Israel Gilad Shalit. Badr termasuk diantara ke-64 orang itu.

Shalit masih ditahan di sebuah tempat di Gaza, dan Hamas menuntut pembebasan ratusan tahanan Palestina untuk ditukar dengan prajurit Israel itu.

Belum jelas apakah penangkapan-penangkapan terakhir itu memiliki kaitan dengan tekanan publik Israel terhadap pemerintah untuk membebaskan Shalit, yang ditangkap pada Juni 2006.

Kamis, seorang insinyur Gaza, Dirar Abu Sisi, yang diculik di Ukraina, dihadapkan ke pengadilan Israel dan para pejabat mengkonfirmasi bahwa ia diinterogasi mengenai Shalit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Majalah Jerman Spiegel melaporkan, agen-agen Israel menculiknya karena mereka yakin ia memiliki keterangan sangat bernilai mengenai keberadaan Shalit. Insinyur Gaza itu membantah mengetahui hal tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan, Kamis, meski Abu Sisi tidak memiliki hubungan "langsung" dengan Shalit, ia memiliki "keterangan mendalam" mengenai dirinya.

Pembicaraan antara Hamas dan Israel mengenai Shalit, yang ditengahi Mesir dan Jerman, dihentikan pada akhir 2009. Kedua pihak saling menyalahkan atas kegagalan mencapai kesepakatan.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.