Libya Kutuk Serangan AS dan Sekutunya

Kompas.com - 20/03/2011, 06:51 WIB
EditorRobert Adhi Kusumaputra

TRIPOLI, KOMPAS.com - Ketua parlemen Libya, Abul Qasim al-Zuai, mengutuk serangan udara Barat terhadao negaranya sebagai aksi "agresi biadab" setelah Tripoli mengumumkan gencatan senjata dalam perangnya terhadap oposisi bersenjata di bagian timur negara itu.

"Negara-negara Barat telah melakukan serangan udara di beberapa tempat di Tripoli dan Misrata, yang menimbulkan kerusakan sangat besar pada infrastruktur sipil dan lainnya," katanya pada konferensi pers di Tripoli. "Serangan biadab terhadap rakyat Libya itu terjadi setelah kami mengumumkan gencatan senjata," kata Zuai.

"Dalih bahwa serangan itu dirancang untuk melindungi warga sipil, berlawanan dengan apa yang terjadi di wilayah ini malam ini," katanya. "Sejumlah besar warga sipil terluka akibat serangan itu yang telah memenuhi rumah sakit, dan mobil-mobil ambulans masih berusaha untuk mencapai mereka," kata pejabat Libya itu, tanpa memberikan jumlahnya.

"Ketimbang mengirim misi pemantau dan pencari fakta, agresi ini telah dimulai," kata Zuai. "Agresi ini tidak akan meyakinkan rakyat Libya untuk menyerah pada kelompok-kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Al Qaida" di Afrika Utara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X