Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

43 Rumah di Jayapura Disapu Tsunami

Kompas.com - 14/03/2011, 16:39 WIB
EditorBenny N Joewono

JAYAPURA, KOMPAS.com - Gelombang Tsunami kiriman akibat gempa berkekuatan 8,9 skala richter di Jepang, yang menerjang kota Jayapura, Jumat malam, menghancurkan sedikitnya 43 rumah yang tersebar di beberapa lokasi di daerah itu.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Daerah Kota Jayapura, Yohanis Wemben, Senin (14/3/2011) menjelaskan, berdasarkan data pihaknya gelombang Tsunami itu merusak total 43 rumah dan mengakibatkan satu korban jiwa.

"Lokasi bangunan rumah yang rusak itu antara lain di kampung Tobati 14 rumah rusak dan tiga rusak ringan. Di Kampung Enggros ada Sembilan rumah rusak, di daerah Holtekam 19 rumah dan Hanurata 13 rumah rusak," kata Yohanis Wemben.

Kerusakan terparah ada di kompleks Hanurata, distrik Muara Tami, yang berjarak sekitar 75 kilo meter dari pusat kota Jayapura.

Dikatakannya, selain rumah, sejumlah fasilitas umum milik masyarakat lainnya juga mengalami kerusakan akibat Tsunami kecil sejauh 200 meter dari bibir pantai.

"BNPB terus melakukan pendataan untuk kemudian dilakukan penanganan sebagaimana mestinya, serta melaporkannya pada pimpinan," ujarnya.

Pantauan di sejumlah lokasi yang terkena tsunami, tampak puluhan rumah sudah tersapu tsunami. Di daerah Holtekamp rumah dan perahu serta jaring warga tersapu hingga radius 50 meter dari bibir pantai.

Berdasarkan laporan masyarakat setempat, tsunami kiriman Jepang menerjang sejumlah titik di kota Jayapura itu sekitar pukul 23.00-24.00 WIT.

Pihak BMKG Papua, sekitar pukul 16.15 WIT mengeluarkan peringatan akan bahaya Tsunami yang akan terjadi di wilayah perairan utara Papua.

Peringatan tersebut akhirnya secara resmi dicabut sekitar pukul 21.30 WIT. Peringatan bahaya tsunami itu membuat seluruh warga pesisir pantai di Jayapura mengungsi ke tempat yang aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.