Tak Disangka, Kini Berubah Bencana

Kompas.com - 11/03/2011, 14:18 WIB
EditorLatief

TOKYO, KOMPAS.com — Tidak ada yang menyangka. Gempa sebelumnya yang menghantam bagian utara Jepang dengan guncangan awal berkekuatan 7,2 pada Rabu (9/3/2011) telah berubah menjadi bencana besar, Jumat (11/3/2011). Gempa bumi itu berubah kekuatannya menjadi 8,9 yang terjadi di wilayah lepas pantai timur di Jepang.

Seperti diberitakan di Kompas.com, informasi gempa tersebut dilansir oleh pihak Japanese Meteorological Agency (JMA). Sebelumnya, penyiar radio NHK juga mengabarkan akan adanya peringatan tsunami setinggi lebih dari 50 sentimeter di wilayah timur laut Jepang. NHK melaporkan, seperti diungkapkan pejabat dinas, fokus getaran gempa tersebut sejauh 10 kilometer atau 6 mil di bawah permukaan bumi di wilayah Aomori.

Hari ini, gempa bumi berkekuatan 8,9 tersebut telah mengguncang bangunan-bangunan di ibu kota Tokyo dan menyebabkan "banyak orang terluka" serta setidaknya satu kebakaran dan memicu peringatan tsunami hingga ketinggian 10 meter. Demikian lapor televisi NHK dan saksi.

NHK juga memperlihatkan gambar asap hitam mengepul dari sebuah bangunan di Odaiba, daerah pinggiran Tokyo. Kereta api cepat ke utara negara itu pun dihentikan. Gambar televisi menunjukkan mobil-mobil terayun-ayun di air di samping perahu.

"Bangunan ini berguncang untuk waktu yang terasa lama dan banyak orang di ruang berita meraih helm mereka dan beberapa masuk ke bawah meja," kata koresponden Reuters, Linda Sieg.

"Mungkin ini gempa yang terburuk yang saya rasakan sejak saya datang ke Jepang lebih dari 20 tahun lalu," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.