Pemberontak Libya Tahan Pasukan Inggris

Kompas.com - 06/03/2011, 12:23 WIB
EditorHeru Margianto

LONDON, KOMPAS.com - Pemberontak Libya menahan satu unit pasukan khusus Inggris di timur Libya. Sekitar delapan personel tentara SAS (pasukan khusus Inggris), tengah mengawal seorang diplomat senior melewati daerah yang dikuasai pemberontak  ketika pasukan pemberontak mencegat mereka di tengah jalan. Diplomat itu tengah melakukan misi melakukan kontak dengan para pemimpin oposisi.

Demikian informasi yang diwartakan surat kabar Sunday Times. Kementerian luar negeri dalam pernyataan singkat mengatakan pihaknya tidak dapat "mengonfirmasikan atau membantah" berita tersebut.

Sabtu (5/3/2011), kelompok hak asasi manusia Human Rights Solidarity yang berpusat di Jenewa dan mempekerjakan sejumlah warga Libya di pengasingan mengemukakan kepada Reuters melalui telepon satu tim yang terdiri dari "delapan personil pasukan khusus" ditahan pemberontak.

Kementerian Pertahanan maupun Kementerian Luar negeri berulang-ulang menolak memberi komentar mengenai laporan kelompok itu.


Menurut Times, intervensi pasukan khusus SAS di Libya tampaknya membuat marah para tokoh oposisi Libya. Mereka khawatir, bukti adanya intervensi internasional akan digunakan pemimpin Libya Moamar Khadafi untuk menggalang dukungan patriotik dalam menghadapi pemberontakan.

Mengutip sumber-sumber Libya, Sunday Times mengatakan, pasukan khusus itu dibawa oleh pemberontak ke Benghazi, kota terbesar kedua Libya dan pusat pemberontakan. Mereka ditahan di satu pangkalan militer.

Kantor berita AFP memberitakan, Perdana Menteri Inggris David Cameron, Selasa pekan lalu mengatakan, negara-negara Barat harus meningkatkan kontak dengan pihak oposisi Libya untuk memperoleh pengertian lebih luas tentang niat-niat mereka.

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

    "Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

    Internasional
    Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

    Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

    Internasional
    Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

    Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

    Internasional
    Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

    Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

    Internasional
    Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

    Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

    Internasional
    Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

    Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

    Internasional
    Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

    Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

    Internasional
    Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

    Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

    Internasional
    Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

    Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

    Internasional
    Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

    Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

    Internasional
    3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

    3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

    Internasional
    Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

    Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

    Internasional
    Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

    Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

    Internasional
    Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

    Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X