150 Warga Inggris Dievakuasi dari Libya

Kompas.com - 27/02/2011, 04:24 WIB
Editoryuli

LONDON, KOMPAS.com - Pesawat militer Inggris, Hercules C-130, mendarat di sebuah gurun pasir wilayah Libya guna mengevakuasi 150 warga Inggris yang sebagian besar pekerja kilang minyak, Sabtu (26/2/2011).

Menurut Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox, pesawat itu kemudian mendarat di Malta setelah lepas landas dari sekitar Kota Benghazi, 1.000 kilometer di timur ibukota Tripoli. Misi penyelamatan berlangsung sulit karena sedikit pesawat yang bisa masuk wilayah Libya. 

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa dua pesawat Hercules C-130RAF telah mengevakuasi lebih dari 150 warga sipil dari sebuah gurun pasir di selatan Benghazi," ujar Fox.

Ia menambahkan, pergata atau kapal perang HMS Cumberland juga sudah kembali ke Benghazi dari Malta untuk mengevakuasi "orang-orang tertentu" yang tersisa dari negeri bergolak itu.

Maklumat Fox itu menyusul sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk mempertimbangkan pemberian sanksi hukuman terhadap rezim Libya karena serangan brutalnya terhadap para demonstran.

Patrick Eyles, salah satu penumpang pesawat, mengatakan, Hercules itu semula hendak berangkat dengan hanya membawa 65 orang, tetapi kemudian bertambang menjadi dua kali lipatnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X