Kejari Denpasar Cium Korupsi Jamkrindo

Kompas.com - 18/01/2011, 19:21 WIB
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Denpasar kini tengah melakukan penyidikan terhadap dugaan korupsi senilai Rp 1 miliar dalam pembangunan gedung Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) cabang Bali di Jalan Hang Tuah, Denpasar. Kejari menemukan ada kejanggalan dalam pembangunan gedung tersebut karena tidak sesuai dengan hasil audit.

“Jamkrindo ini BUMN yang punya cabang di Bali, Jamkrindo pusat membangun gedung yang dikerjakan oleh PT PP Dirganika dengan nilai kontrak sekitar Rp 2,6 miliar dan pembangunan tersebut dimulai tahun 2009 silam,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Denpasar, Albert Napitupulu, di kantornya, Selasa (18/1/2011).

Adanya laporan dari masyarakat bahwa pembangunan tersebut terdapat sejumlah kejanggalan langsung ditindaklanjuti oleh Kejari Denpasar untuk melakukan penyelidikan. Setelah memeriksa hasil audit pembangunan tersebut Kejari menemukan adanya uang negara yang ditilep mencapai Rp 1 miliar.

Saat ini Kasipidsus sudah mengantongi nama sejumlah tersangka, namun belum bisa dibeberkan kepada publik karena masih dalam pengembangan dan kemungkinan adanya tersangka baru. “Ini berkasnya sudah ada di meja, tinggal tanda tangan saja, besok baru bisa diumumkan tersangkanya,” jelas Kepala Kejari Denpasar, Heru Sriyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.