Belanda Adili Lima Perompak Somalia - Kompas.com

Belanda Adili Lima Perompak Somalia

Kompas.com - 06/12/2010, 07:59 WIB
AMSTERDAM, KOMPAS.com - Para jaksa Belanda akan mengadili lima orang diduga perompak Somalia atas tuduhan pembajakan sebuah kapal pesiar Afrika Selatan bulan lalu, kata para penuntut umum itu pada Minggu (5/12/2010). Mereka menambahkan bahwa tersangka kini dalam perjalanan ke negeri Belanda.
   
Kelima pria, berusia antara 20 dan 30 tahun itu, dituduh membajak kapal pesiar Choizil Afrika Selatan di lepas pantai Tanzania pada 7 November, kata jaksa dalam sebuah pernyataan.
   
Satu gugus tugas anti-pembajakan Uni Eropa di daerah tersebut, yang termasuk kapal angkatan laut Belanda, menyelamatkan salah satu dari kapal pesiar Afrika Selatan itu,  namun dua anggota awaknya dibawa ke darat sebagai sandera.
   
Jaksa mengatakan, lima tersangka adalah di antara 20 warga Somalia
ditangkap oleh  kapal Belanda. Yang lainnya dibebaskan karena tidak ada bukti yang cukup untuk menangkap mereka. Geng-geng  bersenjata berat itu telah menyita puluhan kapal di Samudera Hindia dan Teluk Aden dalam beberapa tahun terakhir.
   
Somalia tidak memiliki infrastruktur hukum untuk membawa kasus itu ke pengadilan dan bajak laut yang ditangkap sering dibebaskan karena perbedaan pendapat mengenai di mana negara yang harus mengadili mereka. Sebagian besar para perompak yang telah ditangkap diadili di Kenya atau Seychelles.
   
Satu pengadilan Belanda telah menjatuhi hukuman sampai lima tahun penjara terhadap lima warga Somalia  untuk kasus perompakan.
   
Pengadilan Amerika Serikat juga menjatuhi hukuman kepada seorang pembajak Somalia pada bulan lalu, dan sepuluh lainnya yang dicurigai sebagai  perompak Somalia telah diadili di Jerman.
   


EditorJosephus Primus

Terkini Lainnya

Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung 'Nge-gas'!

Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung "Nge-gas"!

Edukasi
Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Internasional
Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Megapolitan
Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Regional
5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

Megapolitan
Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Nasional
Kuliah di Belanda Jangan Gampang 'Baper', Tahu Sebabnya?

Kuliah di Belanda Jangan Gampang "Baper", Tahu Sebabnya?

Edukasi
Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Regional
5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

Regional
Trump: Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Pengaruhi Hubungan AS-Saudi

Trump: Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Pengaruhi Hubungan AS-Saudi

Internasional
Menko PMK Ungkapkan Potensi Besar Pariwisata Sumbawa Barat

Menko PMK Ungkapkan Potensi Besar Pariwisata Sumbawa Barat

Nasional
Prioritas Demokrat dan SBY yang Baru Turun Gunung Bulan Maret untuk Prabowo

Prioritas Demokrat dan SBY yang Baru Turun Gunung Bulan Maret untuk Prabowo

Nasional
Video Momen 30 Detik Saat Jokowi Dipeluk Erat Seorang Nenek

Video Momen 30 Detik Saat Jokowi Dipeluk Erat Seorang Nenek

Regional
Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 yang Segera Berakhir...

Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 yang Segera Berakhir...

Megapolitan
Bersemangat Lawan Hoaks, Warga Kulon Progo Bakar Ogoh-ogoh 'Butho'

Bersemangat Lawan Hoaks, Warga Kulon Progo Bakar Ogoh-ogoh "Butho"

Regional

Close Ads X