Lagi, Pekerja Palang Merah Jadi Korban Penculikan

Kompas.com - 13/04/2010, 22:38 WIB
Editorprimus

KOMPAS.com - Bukannya keriaan yang dipetik oleh delapan pekerja Palang Merah di kawasan timur Republik Demokratik Kongo, Jumat lalu. Sebaliknya, malapetakalah yang mereka petik.

Soalnya, sebagaimana AP menulis, Selasa (13/4/2010), delapan pekerja itu justru diculik kelompok pemberontak di Kivu Selatan. Ironisnya, mereka baru saja bekerja keras membantu para pengungsi. Rinciannya, para pekerja itu adalah tujuh warga Kongo dan satu warga negara Swiss.

Sampai sekarang, pejabat Palang Merah masih terus melakukan kontak dengan milisi propemerintah Mai Mai Yakutumba. Kuat dugaan, merekalah yang menculik para pekerja tadi. Tak berhenti sampai di situ, pasukan penjaga perdamaian PBB yang beroperasi di kawasan tak berhukum itu, juga sudah diminta bantuan.

Jika dihitung-hitung, hampir dua dasawarsa, kekerasan tak henti-hentinya menimpa kawasan timur Kongo. Di situ, Komite Palang Merah Internasional (ICRC), menancapkan daerah kerjanya. Termasuk juga, beberapa organisasi amal.

Sementara, delapan tahun silam, pembunuhan terjadi pada enam delegasi ICRC. Padahal, tahun itu merupakan ujung dari baku perang lima tahun dari pertikaian enam negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.