Soal Dalai Lama, AS Langgar Kedaulatan China

Kompas.com - 14/03/2010, 11:42 WIB
Editorbnj

BEIJING, KOMPAS.com — Perdana Menteri China Wen Jiabao, Minggu (14/3/2010), mengatakan, Amerika Serikat melanggar kedaulatan Beijing dengan menjual senjata kepada Taiwan dan menerima Dalai Lama di Gedung Putih.

Wen mengatakan, dua langkah itu telah menimbulkan gangguan serius pada hubungan AS-China yang juga tegang akibat serangkaian perselisihan perdagangan, nilai yuan, dan kebebasan internet.

Washington, pada Januari, menyetujui penjualan senjata senilai 6,4 miliar dollar AS kepada Taiwan, yang menurut China adalah bagian dari wilayahnya yang menanti reunifikasi.

Bulan lalu, Presiden AS Barack Obama bertemu dengan pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama, di Gedung Putih.

Beijing mengatakan bahwa pendeta Buddha itu menginginkan kemerdekaan bagi kawasan di Himalaya tersebut, sebuah tuduhan yang disangkal Dalai Lama.

"Langkah-langkah ini melanggar kedaulatan China," kata Wen dalam sebuah konferensi pers yang menandai berakhirnya sesi tahunan parlemen.

Dia menekankan kembali posisi China dan tanggung jawab atas masalah-masalah dalam hubungan China-AS tidak berada di tangan Beijing, tapi Washington.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami harap AS akan menghadapi isu ini dengan jujur dan mengambil langkah konkret untuk mengatasi situasi," katanya.

"Hubungan antara AS dan China yang damai akan membuat kedua negara menang," kata Wen kepada wartawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.