Pilot-Kru Baku Hantam di Ketinggian 30.000 Kaki

Kompas.com - 04/10/2009, 15:39 WIB
Editor

NEW DELHI, KOMPAS.com — Pilot dan kopilot pesawat Indian Airlines Airbus A-320 terlibat baku hantam dengan dua anggota kru kabin (pria dan wanita) di ketinggian 30.000 kaki.

Seperti dilaporkan Times of India, aksi ini jelas membahayakan 106 penumpang dan melanggar norma keselamatan penerbangan. Pesawat itu dalam perjalanan dari Sharjah ke New Delhi via Lucknow, Sabtu (3/10).

Kru kabin menuduh pilot dan kopilot menggoda seorang wanita teman kerjanya berusia 24 tahun. Kru itu kemudian melaporkan terjadinya penganiayaan setelah pesawat mendarat di New Delhi.

Sebaliknya pilot menuduh kru itu melanggar keamanan penerbangan dan mengatakan tuduhan penganiayaan itu untuk melindungi temannya yang bersalah tersebut.

Air India membenarkan terjadi perkelahian dan memerintahkan penyelidikan. Para awak yang terlibat insiden itu kini dilarang terbang. Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil juga menyelidiki kasus ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.