Iran Anggap Serangan Darat Israel Salah Strategi

Kompas.com - 04/01/2009, 21:23 WIB
Editor

TEHERAN,MINGGU-Pemerintah Iran menyebut serangan darat Israel di Jalur Gaza adalah kesalahan strategi dan mengatakan Israel tidak akan pernah melenyapkan kelompok Hamas.

"Serangan darat oleh rezim Zionis (Israel) adalah satu kesalahan strategis  dan tujuan untuk melenyapkan  Hamas tidak akan dapat dicapai karena Hamas adalah satu bangsa dan satu bangsa tidak akan pernah dapat dimusnahkan," kata Menlu Iran Manouchehr Mottaki yang dikutip  dalam satu percakapan telepon dengan beberapa sejawat Eropanya.

Menurut kantor berita ISNA, Minggu (4/1), Mottaki telah menghubungi sejawat-sejawatnya di Republik Ceko, Portugal , Spanyol dan Swiss. "Warga Muslim di Gaza sedang menghadapi salah satu dari genosida-genosida paling buruk dan negara-negara dunia harus mencarikan satu penyelesaian logis terhadap pertumpahan darah dan perang tidak seimbang itu atau paling tidak berusaha  pengiriman barang-barang bantuan kepada rakyat wilayah itu," kata Mottaki.

Komandan Garda Revoliusi Iran, Jendral Mohammad Ali Jafari memperkirakan  bahwa pasukan Palestina di Gaza akan berhasil menghadapi  serangan pasukan darat  Israel. "Rakyat di Gaza tumbuh  dengan kesulitan-kesulitan dan mempertimbangkan semangat juang mereka, kami akan menyaksikan kekalahan Israel dalam beberapa hari ke depan," kata Jafari  yang dikutip kantor berita ISNA.

Komandan itu lebih jauh menyesalkan sikap sejumlah negara Arab  dan mengatakan "kita tidak akan pernah mengharapkan mereka  menunjukkan lampu hijau  pelanggaran  musuh-musuh Islam di bagian-bagian daerah Palestina.

Awal pekan ini, tanpa mengacu pada sebuah negara secara terus terang, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad juga menuduh bahwa "mereka yang memiliki hubungan terbuka dan rahasia  kepentingan-kepentingan mereka pada Zionis (Israel) seharusnya tahu bahwa mereka akhirnya akan pergi bersama  ke neraka."
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.