Ekonomi AS Memburuk, Posisi McCain Terpuruk

Kompas.com - 25/10/2008, 01:01 WIB
Editor

WASHINGTON, SABTU - Calon presiden AS dari partai Republik John McCain dihadapkan pada tantangan lebih besar untuk menggapai kemenangan dalam pemilihan presiden 4 November nanti. Tantangan tersebut bermunculan saat keguncangan keuangan dunia mengundang keprihatinan baru terhadap kondisi ekonomi AS yang telah lebih dahulu diterjang badai krisis, isu yang selama ini dinilai menguntungkan bagi rival McCain, Barack Obama.

Hanya dalam hitungan sekitar 1 pekan lagi memasuki pilpres AS, fokus perhatian isu politik tertuju ke McCain Jumat (24/10) saat Obama menghentikan sejenak kampanyenya untuk menjenguk neneknya yang kondisi kesehatannya menurun. Namun, pertarungan politik menuju kursi kepresidenan itu telah dibayangi oleh keprihatinan publik terhadap keguncangan keuangan, saat nilai saham Wall Street merosot tajam Jumat pekan ini, menyusul anjloknya sejumlah saham global.

Di tengah kekhawatiran akan memburuknya resesi, Obama memetik keuntungan dalam jumlah perolehan dukungan suara pada beberapa jajak pendapat nasional, walaupun angkanya bervariasi dari dukungan tipis hingga 2 digit. Namun, yang lebih penting lagi adalah hasil beberapa jajak pendapat menunjukkan keunggulan bagi Obama dalam pengumpulan dukungan di negara bagian Ohio dan Pennsylvania yang dinilai berpengaruh besar pada pilpres bulan depan. Pemenang pilpres AS nantinya akan ditentukan oleh hasil perhitungan suara antar negara bagian, bukan berdasarkan total suara nasional.

Obama dinilai mengambil resiko dengan menghentikan sejenak kampanyenya, sepekan menjelang pilpres, dengan bertolak ke Hawaii untuk menjenguk neneknya. Popularitas Obama memang belakangan terasa sulit dikejar oleh McCain. Meskipun demikian, keputusan Obama menghentikan kampanye bisa jadi akan dipandang oleh pemegang hak suara sebagai sikap Obama yang lebih mementingkan urusan pribadinya.

Sementara McCain melakukan kunjungan kampanye ke 3 lokasi di Colorado. Presiden George W. Bush dari partai Republik memenangkan dukungan dari negara bagian ini dalam pilpres tahun 2000 dan 2004. Namun, hasil beberapa survei belakangan menunjukkan Obama dari partai Demokrat memimpin pengumpulan dukungan suara dari rivalnya di Colorado sebesar 5 poin persentase.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X