Pembajak Pesawat Sudan Ingin Terbang ke Paris

Kompas.com - 27/08/2008, 10:22 WIB
Editor

TRIPOLI, RABU-Para pembajak pesawat Boeing 737 milik Sun Air, perusahaan penerbangan Sudan, mengajukan permintaan pengisian bahan bakar dan akan terbang ke Paris. Hingga saat ini pesawat tersebut masih berada di Kufrah, Libya.

"Pilot pesawat tersebut telah menyampaikan kepada kepala bandara bahwa para pembajak tidak ingin perundingan apa pun, dan mereka hanya meminta satu hal, yaitu pesawat diisi bahan bakar untuk terbang ke Paris," kata demikian dilaporkan Kantor Berita Libya JANA, yang mengutip Khaled Sassia, kepala bandara itu di Kufrah, bagian tenggara Libya, Rabu waktu setempat.

Pihak Dinas Penerbangan Sipil Libya menyatakan  bahwa sebanyak 95 penumpang berada di dalam pesawat Boeing 737/200 tersebut. Sementara jumlah pembajak diperkirakan mencapai 10 orang.  "Pilot juga telah menginformasikan kepada direktur bandara bahwa para pembajak berjumlah 10 orang, sebelumnya ia mengatakan jumlah pembajak mungkin lebih dari itu," tulis JANA dalam laporannya.

SLM

Pilot juga mengatakan kepada pihak berwenang Libya bahwa para pembajak mengklaim sebagai anggota suatu cabang Gerakan Pembebasan Sudan (SLM), kelompok gerilyawan Darfur. "Mereka mengatakan mereka adalah anak buah Abdel Wahed Nur, pimpinan SLM yang bermukim di Paris. Mereka telah berkoordinasi dengan dia untuk menemui mereka di ibukota Perancis," kata pilot.

Tudingan ini langsung dibantah SLM. "Kami sama sekali tidak mengambil bagian dalam pembajakan itu. Pembajakan itu benar-benar bertentangan dengan maksud, nilai-nilai dan tujuan kami. Kami mengecam pembajakan ini sekeras-kerasnya," kata jurubicara SLM, Yahya Al-Bashir, di Inggris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.