Kamis, 18 September 2014

News / Internasional

Krisis Iran

Pentagon: Kapal Perang AS Tetap di Teluk Persia

Rabu, 4 Januari 2012 | 13:11 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Departemen Pertahanan AS menegaskan, Selasa (3/1/2012), kapal-kapal perang dan aset militer AS lainnya akan tetap dipertahankan di Teluk Persia untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan tersebut. Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab ancaman Iran terhadap kapal induk AS.

”Penempatan aset-aset militer AS di kawasan Teluk Persia akan terus dilanjutkan seperti telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun. Ini adalah pergerakan militer reguler yang sudah dijadwalkan sesuai dengan komitmen kami terhadap keamanan dan stabilitas kawasan tersebut dan dalam rangka mendukung operasi militer yang tengah berlangsung,” tutur juru bicara Pentagon, George Little, dalam pernyataan tertulis.

Little juga menyatakan, AS sama sekali tak berniat membuka konfrontasi bersenjata dengan Iran. ”Tak ada seorang pun dalam Pemerintahan AS saat ini yang menginginkan konfrontasi di Selat Hormuz. Ini penting untuk menurunkan suhu (ketegangan) saat ini,” ujar Little.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat Iran Brigadir Jenderal Ataollah Salehi mengancam, akan mengambil tindakan jika kapal induk AS kembali ke Teluk Persia. ”Iran tak akan mengulangi peringatan ini. Kapal induk musuh telah bergerak ke Laut Oman karena kami menggelar latihan militer di sana. Saya menyarankan dan menekankan agar kapal induk Amerika itu tidak kembali ke Teluk Persia,” tandas Salehi kepada kantor berita resmi Iran, IRNA, Selasa.

Kapal induk yang dimaksud Salehi adalah USS John C Stennis (CVN-74), salah satu kapal induk bertenaga nuklir andalan Angkatan Laut AS (US Navy). Kapal tersebut, didampingi kapal penjelajah berpeluru kendali USS Mobile Bay, pekan lalu bergerak keluar dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz dan kemudian kawasan di Laut Oman yang sedang digunakan untuk latihan militer besar-besaran AL Iran.

Pihak Departemen Pertahanan AS mengatakan, pelayaran kapal tersebut adalah pelayaran rutin yang sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya dan tak ada kaitannya dengan latihan militer Iran.

AS sudah lama menempatkan Armada Kelima AL AS di Bahrain, negara pulau di dalam lingkungan Teluk Persia, untuk mengimbangi pengembangan kekuatan militer Iran dan menjaga kesiapan operasional di daerah Timur Tengah yang rawan konflik. Sekutu AS, Perancis, dan Inggris juga menempatkan kapal-kapal perangnya di kawasan Teluk Persia.


Penulis: Dahono Fitrianto
Editor : Marcus Suprihadi
Sumber: