Kamis, 23 Oktober 2014

News / Internasional

Suksesi di Arab Saudi Setelah Meninggalnya Putra Mahkota

Minggu, 23 Oktober 2011 | 06:03 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Abdullah meninggalkan rumah sakit, Sabtu (22/10/2011), setelah operasi punggung dan akan meneruskan perawatan di sebuah klinik kerajaan, kata Istana Kerajaan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi SPA.

"Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Abdullah bin Abdolaziz al-Saud ... telah meninggalkan King Abdulaziz Medical City Sabtu malam ini ... ," kata kantor berita itu.

Pengumuman itu disampaikan setelah adik laki-laki Raja Abdullah, Putra Mahkota Sultan, meninggal karena kanker di New York, Sabtu dini hari. Raja Abdullah, yang berusia akhir 80-an, telah menjalani operasi yang berhasil untuk mengetatkan tulang sendi di sekitar tulang punggungnya yang ketiga kalinya pada Jumat.

Garis suksesi di Arab Saudi tidak bergerak secara langsung dari ayah ke anak laki-laki tertua, tapi bergerak mengikuti barisan anak-anak laki-laki pendiri kerajaan itu, Raja Abdulaziz Ibn Saud, yang meninggal pada 1953. Giliran berikutnya setelah Sultan adalah Pangeran Nayef, menteri dalam negeri sejak 1975, yang diperkirakan berusia akhir 70-an dan bersikap lebih konservatif ketimbang kakak-kakak laki-lakinya.

 


Editor : Jimmy Hitipeuw
Sumber: