Jumat, 25 April 2014

News / Internasional

Bendera Baru Libya Berkibar di Gedung PBB

Rabu, 21 September 2011 | 09:53 WIB

Baca juga

NEW YORK, KOMPAS.com - Bendera baru Libya berkibar untuk pertama kalinya di gedung Perserikatan Bangsa-bangsa pada Selasa (20/9/2011) waktu New York. Sementara Presiden AS Barack Obama meminta agar para pengikut Kaddhafi berhenti bertikai.  

Para pemimpin internasional di Sidang Majelis  Umum Perserikatan Bangsa-bangsa memuji Libya dan diri mereka sendiri karena Kaddhafi telah berhasil disingkirkan dengan pemberontakan  yang didukung oleh NATO.  

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyambut pemimpin baru Libya ke dalam komunitas internasional. "Hari ini, kita harus sekali lagi menanggapi dengan kecepatan dan keputusan cepat. Ini adalah saatnya perdamaian dan konsolidasi," kata Ban, seperti dilaporkan wartawati Kompas, Anastasia Joice Tauris Santi dari New York, AS, Rabu (21/9/2011) pagi WIB.  

Pemimpin Libya yang baru kembali kepada bendera lama  yang sudah digunakan sejak tahun 1951 hingga 1977 ketika Kaddhafi memerintah selama 42 tahun. Ketika masa berkuasa, Kadhafi menggunakan bendera hijau. Sementara bendera baru ini berwarna hitam, merah dan hijau dengan gambar bintang.  

Pemimpin baru Libya akhirnya diakui oleh Uni Afrika Selasa ini. Namun, mereka masih menghadapi tantangan bagaimana mempersatukan Libya yang terpecah secara suku, kawasan dan ideologi.   Mustafa Abdul Jalil, pemimpin Dewan Transisi Libya mengatakan akan terus mendukung semangat toleransi dan rekonsiliasi.  


Editor : Robert Adhi Ksp