KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Korban Feri Terbalik di Banglades Capai 75 Orang
Senin, 30 November 2009 | 17:13 WIB

DHAKA, KOMPAS.com - Korban tewas dalam peristiwa feri terbalik di Banglades selatan mencapai jumlah 75 orang, Senin, setelah regu penyelamat menemukan 17 jenazah lagi.

Regu penyelamat menemukan 13 jenazah yang telah mengembung dari Sungai Tetulia, Senin. Di lokasi itu sebuah feri berdek tiga yang kelebihan penumpang terbalik Jumat lalu. Seorang petugas polisi Mohammad Bayezid mengatakan, empat jenazah lainnya ditemukan pada pencarian malam sebelumnya.

Bayezid menjelaskan, jenazah-jenazah yang mengembung itu ditemukan dalam jarak satu kilometer dari lokasi kejadian. Regu penyelamat menggunakan kapal untuk melakukan pencarian ke arah muara karena sejumlah mayat mungkin telah hanyut pada waktu terjadi air pasang.

Feri MV Coco mengangkut ratusan penumpang yang meninggalkan Dhaka menuju ke kampung halaman mereka untuk mengikuti perayaan Idul Adha saat kapal itu miring, terbalik, lalu tenggelam. Feri itu mulai kemasukan air saat tiba di kota Nazirhat di wilayah pesisir Bhola, sekitar 100 kilometer di selatan Dhaka.

Pihak berwenang Banglades mengatakan, tidak ada daftar penumpang kapal yang tersedia. Jadi, tidak jelas berapa banyak penumpang kapal tersebut. Namun jaringan televisi lokal mengatakan, feri itu mungkin mengangkut lebih dari 1.500 orang penumpang.

Pihak perwenang juga tidak memberi tahu berapa banyak penumpang yang belum ditemukan. Namun sebuah harian lokal mengatakan, jumlah korban hilang sekitar 50 orang. Koran itu membuat perkiraan berdasarkan laporan dari keluarga-keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga mereka.

Penulis: EGP   |   Editor: primus   |   Sumber : AP Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.