Kompas.com - 13/05/2013, 17:35 WIB
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com — Pemberontak Taliban, Senin (13/5/2013), mengatakan, mereka akan segera melepaskan empat insinyur Turki yang disandera sejak helikopter yang mereka tunggangi jatuh di Provinsi Logar, Afganistan.

Keempat insinyur Turki ini adalah sisa dari delapan warga Turki yang disandera Taliban. Empat orang lainnya sudah dibebaskan pada Minggu (12/5/2013).

Dalam surat elektroniknya kepada AFP, Taliban mengatakan mereka sudah melepaskan empat sandera dengan alasan niat baik, kemanusiaan, dan penghormatan kepada warga Muslim Turki.

"Empat sandera lain akan segera dibebaskan," demikian isi surat Taliban.

Namun, dalam surat itu, Taliban sama sekali tidak menyinggung nasib warga Rusia, Kirgistan, dan Afganistan yang juga ikut disandera.

Sementara itu di Istanbul, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pembebasan keempat sandera merupakan hasil dari kerja badan intelijen negeri itu.

Keempat sandera itu dilepaskan di sebuah kawasan terpencil di Provinsi Nangarhar, yang berbatasan dengan Pakistan. Demikian pejabat lokal menjelaskan.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.