Kompas.com - 07/05/2013, 03:57 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BAGRAM, KOMPAS.com — Pemerintah Amerika Serikat mengakui kebenaran rekaman video amatir jatuhnya pesawat kargo sipil yang melayani kepentingan Amerika Serikat di Bagram, Afganistan, pekan lalu. Sumber anonim CNN menolak menyebutkan rincian bagaimana Pemerintah Amerika Serikat sampai pada kesimpulan tersebut.

Saat ini, penyelidikan atas jatuhnya pesawat kargo Boieng 747-400 tersebut masih berlangsung. Pesawat ini jatuh tak lama setelah tinggal landas dari Pangkalan Udara Bagram di Afganistan, Senin (29/4/2013). Tujuh awak pesawat dinyatakan tewas. Jatuhnya pesawat tersebut terekam video dari salah satu mobil kontraktor Amerika Serikat di Afganistan.

National Airlines mengkhususkan diri melayani angkutan kargo militer dan bisnis. Dalam rekaman video itu terlihat pesawat tinggal landas sekitar pukul 11.20 waktu setempat. Setelah mengudara sekitar 12 detik, pesawat terlihat oleng, kemudian terpelanting ke arah kanan. Pada detik ke-23, pesawat menghunjam ke bumi, diikuti ledakan dan bola api yang disusul asap hitam pekat.

National Air Cargo, induk dari National Airlines, mengatakan pesawat itu mengisi bahan bakar di Bagram. Sebelumnya, pesawat berkode penerbangan NCR102 tersebut berangkat dari Camp Bastion, sebuah pangkalan militer Inggris di Afganistan, dengan tujuan Dubai di Uni Emirat Arab.

"Ini adalah penerbangan kargo murni dan tidak ada penumpang," kata pernyataan National Air Cargo. Kargo yang terdaftar sebagai muatan pesawat ini termasuk lima kendaraan lapis baja yang diambil dari Afganistan. "Sebagai bagian dari penarikan pasukan AS," kata Shirley Kaufman dari National Air Cargo.

Penyebab kecelakaan belum dipastikan. Saat ini, tim yang beranggotakan empat orang dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional serta perwakilan dari Federal Aviation Administration dan Perusahaan Boeing membantu Departemen Perhubungan Afganistan dan Commercial Aviation untuk menyelidiki insiden tersebut.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.