Pemerintah Israel Harus Solid Hadapi Perundingan

Kompas.com - 21/02/2013, 02:33 WIB
Editor

YERUSALEM, RABU - Mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni akan bergabung dalam tim negosiator Israel yang melakukan perundingan damai dengan Palestina. Livni, yang juga ketua partai beraliran tengah, HaTnuah, nantinya mewakili pemerintah koalisi baru Israel hasil pemilihan umum yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama menteri pertahanan dan menteri luar negeri.

Dalam pemerintahan baru ini, Netanyahu menunjuk Livni sebagai menteri kehakiman. Pada masa pemerintahan sebelumnya, Livni sangat beroposisi terhadap Netanyahu. Namun, HaTnuah kini justru menjadi partai politik pertama yang menyatakan bergabung dalam koalisi.

Tim negosiator ini terbentuk begitu pemerintahan baru terbentuk. Netanyahu masih membutuhkan waktu untuk menyusun kabinetnya secara lengkap karena perolehan suara koalisi Likud-Beitenu yang dia pimpin tak sampai meraih suara mayoritas dalam pemilu parlemen. Dengan demikian, pemerintahan koalisi harus dibentuk.

Partai HaTnuah selama ini dikenal kencang mengampanyekan pembaruan dalam proses pembicaraan damai Israel-Palestina. Livni, ketua partai HaTnuah, bertanggung jawab atas hal ini saat menjadi menlu pada era Perdana Menteri Ehud Olmert tahun 2008.

Samakan sikap

Dalam pernyataannya, Selasa (19/2) malam, Netanyahu menekankan dirinya dan Livni bertekad menyamakan sikap serta persepsi untuk menyukseskan perundingan damai. Keberhasilan proses itu akan sangat berdampak pada keamanan dan kepentingan nasional Israel.

Apalagi, Netanyahu menambahkan, Israel kini menghadapi tantangan lebih berat, misalnya dari Iran, Suriah, dan gerilyawan Hezbollah. Untuk menghadapi ancaman itu, Israel harus mampu membentuk pemerintahan yang stabil dan bersatu.

”Mulai hari ini, Israel membuka diri demi mengupayakan perdamaian pada masa mendatang. Kami ingin bernegosiasi,” ujar Netanyahu. Dia juga memastikan setiap proses perundingan yang dilakukan akan tetap menjaga keamanan dan kepentingan nasional negeri itu.

Sementara itu Livni dalam pernyataannya menyebut, proses diplomasi damai adalah hal utama yang harus Israel lakukan.

Proses perundingan damai itu juga yang akan menjadi perhatian Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam kunjungannya ke Israel bulan depan.

Nimr Hammad, penasihat politik Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menyebut penunjukan Livni sebagai sinyal positif bagi proses perundingan damai. ”Dia sangat paham rincian perundingan ini karena dia punya pengetahuan dan visi yang jelas soal bagaimana proses damai dilakukan,” ujar Hammad.(AFP/DWA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.