Kompas.com - 27/01/2013, 10:04 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2012, Kementerian Luar Negeri berhasil pulangkan 1.928 WNI di tengah-tengah konflik di Suriah.

Upaya-upaya pemulangan tersebut tidak lepas dari wujud kepedulian dan tanggungjawab Kemlu, termasuk KBRI, terhadap perlindungan WNI di luar negeri.Dari total jumlah WNI tersebut, tercatat 42 adalah keluarga KBRI, 80 pelajar dan mahasiswa, serta 1.806 WNI yang mayoritas berprofesi sebagai TKI.

WNI yang telah diterbangkan ke tanah air melalui fasilitas bantuan Pemerintah RI hingga 31 Desember 2012 sebanyak 1.582 orang. Selain itu KBRI juga telah dapat membantu penanganan 2.540 kasus yang diadukan termasuk didalamnya 225 kasus gaji.

Dari 2.540 kasus yang diadukan, 82 persen telah dapat diselesaikan dan sisanya masih dalam proses seperti kasus iqamah/izin tinggal PLRT serta sisa gaji.

Karena kondisi Suriah yang belum kondusif terutama bagi majikan yang berada di daerah konflik atau telah melarikan diri ke luar negeri dikarenakan keamanan mereka. Hal ini yang menyulitkan bagi KBRI untuk menyelesaikannya. Namun demikian, KBRI bekerja sama dengan pihak-pihak terkait di Suriah dan menyewa dua orang Pengacara Suriah sejak Juli 2012, untuk menangani dan menyelesaikan masalah-masalah para PLRT, terutama yang berkaitan dengan gaji.

Sejak krisis di Suriah terjadi, KBRI Damaskus menyiapkan 3 shelter yang tersebar di wilayah propinsi Damaskus, Lattakia dan Aleppo. Rata-rata kedatangan PLRT ke shelter KBRI Damaskus khususnya, sebanyak 15-20 orang per hari sejak pertengahan tahun 2012.

Dengan kapasitas shelter KBRI Damaskus sebanyak 500 orang dan ketika jumlah PLRT membludak, Wisma Duta juga dipergunakan sebagai penampungan sementara seperti yang terjadi dua kali di bulan Desember 2012.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duta Besar RI untuk Suriah, Wahib Abdul Jawad menerangkan, "Sejak krisis Suriah berlangsung, jumlah kasus PLRT yang ditangani oleh KBRI Damaskus semakin meningkat terutama tahun 2012 dibanding tahun sebelumnya," ujarnya dalam siaran pers Minggu (27/1/2013). "Sedangkan adanya beberapa kasus PLRT di Suriah yang belum selesai, dikarenakan adanya kendala terkait birokrasi setempat dan kondisi Suriah yang belum kondusif," terang Wahib.

Sejak awal Januari 2013, KBRI Damaskus sudah memulangkan sebanyak 302 WNI yang terdiri dari 7 orang Mahasiswa dan 295 PLRT, dengan 3 kali pemberangkatan melalui Libanon. Sampai hari ini, jumlah PLRT yang berada di shelter KBRI Damaskus sejumlah 436 orang, dan terdapat 212 PLRT yang siap untuk dipulangkan minggu ini melalui Libanon. "Mereka hanya tinggal menunggu visa Lebanon saja," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X