Kompas.com - 31/12/2012, 12:16 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah kapal nelayan China ditahan penjaga pantai Jepang dengan dugaan melanggar perairan Jepang.

Kapal itu ditangkap Sabtu (29/12/2012) dekat Prefektur Kagoshima, Jepang, seperti yang dilaporkan kantor berita Xinhua, mengutip konsulat China di Fukuoka, Jepang.

Xinhua melaporkan bahwa kapten kapal mengakui telah memasuki perairan Jepang.

Insiden ini terjadi beberapa bulan setelah protes anti Jepang di sejumlah kota China terkait perselisihan kepulauan di dekat Taiwan.  

Kawasan Perebutan

Kapten dan dua awak kapal telah dibawa ke Kagoshima untuk ditanyai sementara nelayan lainnya tetap berada di dalam kapal yang berangkat dari provinsi Fujian di tenggara China.

Seorang pejabat konsuler China dilaporkan telah dikirim ke Kagoshima untuk mengunjungi para nelayan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hubungan antara Jepang dan China menegang setelah perebutan kepulauan, yang dikenal dengan nama Diaoyu oleh China dan Jepang menyebutnya Senkaku.

Jepang mengontrol kepulauan yang juga diklaim oleh Taiwan.

Kepulauan ini menjadi perebutan karena terletak dalam jalur strategis perkapalan. Perairan dikawasan ini juga kaya dengan berbagai jenis ikan dan dipercaya mengandung cadangan minyak yang besar.

 



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X