Kompas.com - 12/12/2012, 11:50 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Hitung-hitungan Dewan Nasional Penanggulangan Bencana Alam Filipina (NDRRMC) menunjukkan kalau topan Pablo alias Bopha menimbulkan kerugian hingga 14 miliar peso. Angka ini, tulis AP pada Rabu (12/12/2012), setara dengan 341,96 miliar dollar AS.

Secara rinci, lembaga itu menyatakan sektor pertanian adalah sektor yang paling dirugikan oleh bencana alam itu. Angkanya mencapai 9,5 miliar peso atau 232,05 juta dollar AS.

Di belakang sektor pertanian, ada sektor infrastruktur. Sektor ini menderita kerugian hingga 4,5 miliar peso atau 109,92 juta dollar AS.

Menurut NDRRMC, Pablo menghantam 19 jembatan dan 9 jalan raya hingga luluh lantak. Lalu, 37 lokasi dan 6 wilayah tergerus air hingga rusak.

Sementara itu, perbaikan komunikasi masih berlangsung di kawasan Compostella Valley. Di Davao Oriental, kata NDRRMC, cuma tiga wilayah yang terganggu jalur komunikasinya oleh topan tersebut.

Sampai berita ini diunggah, jumlah korban tewas topan Bopha ada 740 orang. Kemudian, jumlah orang hilang ada 890 jiwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.