Kompas.com - 15/11/2012, 14:13 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Bagi banyak orangtua, memiliki anak balita yang mudah tersenyum atau tertawa sangat menyenangkan. Namun, tidak bagi pasangan Gale dan Craig Eland asal Preston, Inggris.

Putra mereka yang berusia dua tahun, Elliot, menderita gangguan kromosom langka yang disebut Angelman syndrome, yang menyebabkan penderitanya akan kesulitan mempelajari sejumlah hal mendasar, seperti berbicara dan berjalan.

Selain itu, sindrom ini juga memberikan efek samping lain bagi penderitanya, yaitu mudah merasa gembira. Akibatnya, penderita sindrom ini bisa tertawa tanpa henti dan terus tersenyum meski sedang marah atau sedih.

"Saat kami sedih, Elliot terus tertawa. Kami hanya harus melihat dia dan kebahagiaannya menular kepada kami," kata ibu Elliot, Gale.

"Masalahnya adalah jika dia bermain bersama kakaknya, Alex, dan tak sengaja membuat kakaknya kesakitan, maka Alex akan menangis, tetapi Elliot akan terus tertawa tanpa mengerti kenapa dia tertawa," papar Gale.

"Kondisi itu sangat menyedihkan karena kami tak ingin Alex menganggap adiknya gembira karena menyakitinya," lanjut perempuan berusia 41 tahun itu.

Gale dan suaminya baru mengetahui kondisi Elliot saat mereka mengalami kesulitan memberinya makan.

"Waktu itu, saya pikir Elliot hanya bermasalah saat makan, bahkan dokter dan para perawat juga tak terlalu khawatir," kenangnya.

"Saat pemeriksaan kesehatan kala dia berusia enam pekan, dokter terlihat resah dan merujuk kami ke Rumah Sakit Preston. Di sana, Elliot diperiksa oleh dokter anak yang langsung merawatnya."

Selama di rumah sakit, lanjut Gale, Elliot menjalani banyak pemeriksaan darah, scan MRI dan foto rontgen. Beruntung, sang dokter berhasil mendiagnosis sindrom langka yang diidap Elliot.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.