Kompas.com - 10/10/2012, 09:48 WIB
EditorEgidius Patnistik

MEXICO CITY, KOMPAS.com —  Pihak berwenang Meksiko telah mengumumkan salah satu kemenangan terbesar mereka dalam memerangi kartel obat bius Zetas yang terkenal berdarah-darah. Pasukan marinir negara itu telah menewaskan pemimpin brutal geng tersebut, Heriberto Lazcano, Minggu (7/10/2012) lalu.

Namun, kabar buruk segera menyusul. Pihak berwenang Meksiko kemudian mengakui bahwa mereka telah kehilangan mayat Lazcano. Mayat Lazcano, pendiri geng brutal Los Zetas, dicuri oleh sebuah geng bersenjata ketika tengah disimpan pihak berwenang di sebuah rumah duka di Meksiko utara.

Sebelumnya, tak ada kepastian bahwa orang yang tewas itu adalah Lazcano. Namun, angkatan laut Meksiko kemudian  memastikan bahwa berdasarkan hasil tes, pria yang tewas itu merupakan Lazcano.

Zetas mengendalikan rute kunci perdagangan narkoba di timur laut Meksiko dan kelompok itu terkenal melakukan pembunuhan massal.

Lazcano, yang juga dikenal sebagai "algojo", tewas dalam baku tembak dengan marinir pada hari Minggu di Progreso, sekitar 125 kilometer dari perbatasan Texan di negara bagian Coahuila. Demikian penjelasan dari angkatan laut. Pihak angkatan laut Meksiko menambahkan, sidik jari dan foto-foto mayat telah diambil sebelum mayat Lazcano diserahkan kepada otoritas lokal di Coahuila.

"Senin pagi, sekelompok orang bersenjata menyerbu rumah duka di mana mayat itu disimpan, dan mencurinya," kata Jaksa Agung Homero Ramos saat konferensi pers pada Selasa. Pernyataan itu muncul setelah angkatan laut mengonfirmasi bahwa mayat itu adalah Lazcano dengan mengatakan sidik jarinya cocok dengan yang ada di database mereka. Foto-foto mayat itu pun disebarkan ke publik.

Perpecahan Geng

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lazcano diduga terlibat dalam ratusan pembunuhan, termasuk editor surat kabar yang getol memerangi geng narkoba, Francisco Ortiz Franco, pada tahun 2004.

AS telah menawarkan hadiah 5 juta dollar AS dan Meksiko menambahkan 2,3 juta dollar lagi bagi informasi yang mengarah ke penangkapan Lazcano.

Polisi Meksiko yakin bahwa adanya lonjakan pembunuhan massal belakangan itu karena ada perpecahan dalam tubuh kartel Zetas. Lazcano dianggap sebagai pemimpin salah satu faksi, sementara faksi lainnya dipimpin Miguel Angel Trevino Morales.

Dalam hampir enam tahun masa kepresidenan Felipe Calderon di Meksiko, sudah lebih dari 50.000 orang yang diyakini telah tewas dalam kekerasan terkait kejahatan terorganisasi. Angkatan laut negara itu berada di garis depan dalam operasi memerangi kartel narkoba.

Hari Senin, angkatan laut mengatakan, pihaknya telah menangkap tersangka pemimpin daerah Zetas, Salvador Alfonso Martinez Escobedo. Menurut angkatan laut, Escobedo berada di balik pembunuhan 72 migran pada tahun 2010 di negara bagian Tamaulipas di utara Meksiko. Para pejabat mengatakan, Escobedo bekerja untuk Trevino Morales. Morales, yang dikenal sebagai Z40, memiliki reputasi yang tak kalah brutal dari Lazcano. Morales sampai kini masih dalam pelarian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.