Kompas.com - 20/09/2012, 08:54 WIB
EditorErvan Hardoko

Majalah Charlie Hebdo menerbitkan empat karikatur Nabi Muhammad, dan dua di antaranya menunjukkan nabi dalam keadaan telanjang.

Kantor majalah Charlie Hebdo di Paris diserang dengan bom molotov November lalu setelah menerbitkan karikatur nabi.

Pada tahun 2005, karikatur nabi yang diterbitkan di Denmark memicu protes di banyak negara dan menewaskan paling tidak 50 orang.

Sementara itu kementerian luar negeri Prancis mengeluarkan pernyataan resmi di situs web mereka dengan mengutip kalimat yang pernah diucapkan Perdana Menteri Jean-Marc Ayrault mengatakan "kebebasan berekspresi adalah salah satu prinsip dasar [Perancis]," sebagaimana sekularisme dan saling menghormati kepercayaan beragama.

"Dan inilah alasannya, mengapa, dalam konteks sekarang, perdana menteri ingin menyatakan ketidaksetujuannya terhadap ekses apa pun," kata pernyataan itu.

Namun juru bicara Gedung Putih Jay Carney menyatakan kekhawatiran atas keputusan pemuatan karikatur itu dan membandingkannya dengan reaksi keras akibat film amatir the Innocence of Muslims pekan lalu.

"Kita tahu bahwa gambar-gambar itu sangat menyinggung bagi banyak orang dan berpotensi memicu kerusuhan," kata dia.

"... Kami tidak mempertanyakan hak publikasi hal semacam ini, kami hanya menanyakan penilaian di belakang keputusan untuk mempublikasikannya."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.