Polisi Waspadai Aksi Lanjutan di Kedubes AS

Kompas.com - 18/09/2012, 13:58 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Metro Jaya meningkatkan kewaspadaannya untuk mengantisipasi unjuk rasa lanjutan di Kedutaan Besar Amrerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Peningkatan kewaspadaan dilakukan dengan mengintensifkan fungsi patroli. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (18/9/2012), di Mapolda Metro Jaya.

"Kami tingkatkan kewaspadaan, patroli digiatkan lagi pada jam-jam tertentu sambil melihat situasi dan kondisi yang ada," ujarnya.

Kendati kewaspadaan ditingkat, Rikwanto mengakui belum ada rencana penambahan jumlah personel yang berjaga di Kedubes AS. Polisi tetap menyiagakan lima orang personel dari aparat Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polda Metro Jaya. Peningkatan jumlah personel kepolisian akan dilakukan jika aksi lanjutan terjadi.

"Untuk saat ini kami sudah imbau agar petugas protokoler dari kepolisian yang berjaga di sana harus lebih mengamati situasi yang ada," kata Rikwanto.

Sebelumnya, aksi penolakan atas film "Innocence of Muslim" dilakukan oleh sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (17/9/2012) siang. Mereka menentang beredarnya film itu lantaran dinilai telah menghina Nabi Muhammad SAW.

Aksi unjuk rasa sekitar 400 orang demonstran itu pun akhirnya berujung ricuh. Sebanyak 11 orang aparat kepolisian terluka  terkena lemparan batu dan bom molotov dari kelompok demonstran. Sementara lima orang demonstran diamankan aparat kepolisian dan masih menjalani pemeriksaan hingga saat ini. Lima orang yang diamankan berinisial NR, DJ, AS, EY, dan AD.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X