Krisis Euro Bisa Bikin Asia Timur Loyo

Kompas.com - 06/12/2011, 15:37 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Perlahan tapi pasti, kiris euro bakal menerpa kawasan perekonomian di Asia Timur. Di kawasan ini, sepuluh negara ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar, plus China, Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan bakal terhambat laju pertumbuhannya.

Catatan termutakhir dari Bank Pembangunan Asia (ADB) menunjukkan sampai dengan akhir tahun depan, pertumbuhan di kawasan ini cuma mentok di angka 7,2 persen. Ini merupakan koreksi dari taksiran sebelumnya yakni 7,5 persen sebagaimana rilis pada September 2011.

Sebagaimana warta AP dan AFP pada Selasa (6/12/2011), ADB mengatakan turunnya ramalan pertumbuhan terjadi terutama akibat mengendurnya permintaan di pasar eksternal. Masalah di kawasan Eropa, kata ADB, bisa berubah menjadi malapetaka ekonomi global dan berujung pada krisis ekonomi dunia. "Efek tahap pertama akan menimpa negara-negara yang memang sangat tergantung pada pasar ekspor," kata Iwan Azis, kepala Kantor Integrasi Ekonomi Kawasan ADB.

"Efek kedua sayangnya akan langsung mengenai seluruh negara yang sedang tumbuh di kawasan ekonomi Asia Timur," tambah Iwan.

Inflasi

Dengan latar belakang semacam ini ADB menganjurkan agar negara-negara di kawasan merespon dengan segera, tegas, dan bersama dalam upaya bersiaga menghadapi krisis.

ADB juga mengingatkan akibat buruk dari praktik-praktik ekonomi lain seperti proteksionisme. Hal macam ini bisa berakibat pada pelarian modal dan inflasi.

Meski demikian, menurut laporan ADB inflasi di kawasan ini sudah melewati puncaknya pada sebagian besar negara. Makanya, tidak diprediksi muncul risiko resesi di kawasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.