Al-Awlaki, Tokoh Al Qaeda Yaman, Tewas

Kompas.com - 01/10/2011, 05:23 WIB
EditorHertanto Soebijoto

WASHINGTON, KOMPAS.com — Seorang pejabat senior Amerika Serikat memastikan, Jumat (30/9/2011), bahwa Anwar Al-Awlaki, ulama kelahiran AS yang terkait dengan kelompok Al Qaeda yang bermarkas di Yaman, telah tewas di Yaman.

"Saya dapat memastikan dia telah tewas," kata pejabat pemerintah Presiden Barack Obama itu tanpa menyebutkan jati dirinya.

Pemerintah Amerika menganggap Awlaki sebagai "teroris global" tahun lalu dan menjelaskan bahwa negara itu telah memutuskan untuk menangkap atau membunuhnya.

AS telah melakukan operasi serangan pesawat mata-mata di Yaman, di mana Awlaki adalah seorang tokoh penting dalam apa yang para pejabat AS gambarkan sebagai afiliasi Al Qaeda paling berbahaya.

Kematian Awlaki menambah daftar pukulan kepada Al Qaeda belakangan ini, termasuk pembunuhan pemimpin jaringan itu, Osama bin Laden, oleh pasukan khusus AS di tempat persembunyiannya di Pakistan pada Mei lalu.

Para pejabat intellijen AS mengatakan, jaringan gerilyawan itulah yang melakukan serangan pada 11 September 2001. Serangan-serangan di AS lemah sekali karena hilangnya beberapa pemimpin penting mereka.

Di Washington, anggota parlemen AS, Peter King, yang merupakan ketua komisi mengenai keamanan dalam negeri, mengatakan, pembunuhan Awlaki merupakan keberhasilan besar dalam perang kami terhadap Al Qaeda dan afiliasinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada beberapa tahun terakhir, Al-Awlaki telah lebih berbahaya bahkan ketimbang Osama bin Laden. Pembunuhan Al-Awlaki merupakan penghargaan besar bagi Presiden Obama serta pria-pria dan wanita-wanita masyarakat intelijen kami," kata King.

Namun, dia mengatakan, AS harus tetap waspada "untuk mengetahui bahwa ada lebih banyak teroris Islam yang ingin melangkah maju dengan senang untuk mendukung penuh pembunuh berbahaya itu".

Seorang pejabat AS menyatakan Awlaki, propagandis penting Al Qaeda Yaman, tewas dalam serangan pesawat mata-mata tak berawak di sebuah kota Yaman yang tepencil, bagian dari operasi serangan udara yang dilancarkan oleh Badan Intelijen Pusat (CIA) AS.

Inteelijen AS mengenalinya sebagai "kepala operasi eksternal" Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP), yang dianggap sebagai cabang yang paling berbahaya dari jaringan militan itu.

"Dia merencanakan dan mengatur serangan langsung terhadap AS," kata seorang pejabat. "Selain itu, Awlaki secara terbuka meminta serangan terhadap orang-orang dan kepentingan AS di seluruh dunia dan menyerukan kekerasan terhadap pemerintah-pemerintah Arab yang ia anggap bekerja menentang Al Qaeda."



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.