Laku, Suvenir Kantong Muntahan Bergambar William-Kate

Kompas.com - 26/04/2011, 20:51 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Histeria pernikahan kerajaan Pangeran William dan Kate Middleton semakin menjadi. Pemberitaan seputar royal wedding, berbagai hal terkait William dan Kate, hingga keluarganya, tereksplotasi luar biasa. Apalagi jika kemudian, industri, memanfaatkan momen ini untuk berjualan aneka dagangan.

Bagi sebagian orang, peristiwa besar yang menjadi fenomena mendunia ini boleh jadi mulai memuakkan. Bukan lantas sebagian orang tersebut membenci perhelatan akbar ini. Namun, adalah wajar ketika mereka menilai pemberitaan mulai berlebihan, sehingga membuat perut terasa mual.

Pemberitaan yang bikin mual menjadi perbincangan ringan di meja makan. Setidaknya inilah yang dialami desainer grafis Lydia Leith. Celotehan ringan di meja makan, mengenai bagaimana publik mulai mual membaca atau menonton berita mengenai pernikahan William-Kate, pada akhirnya melahirkan ide kreatif.

Leith berinisiatif mencetak kantong muntahan dengan foto William-Kate saat pasangan ini resmi bertunangan. Di bawah foto ditambahkan tulisan peringatan, "pastikan ini berguna pada 29 April 2011".

Kantong muntahan buatan Leith bukan dibuat untuk dipasarkan secara massal. Ide spontan Leith, tadinya, hanya ingin dibaginya kepada kerabat atau teman. Namun, siapa sangka, kantong muntahan ini menjadi salah satu produk suvenir pernikahan William-Kate yang digemari banyak orang. Leith pun memasang harga, tiga poundsterling untuk satu kantong muntahan. Rupanya, permintaan kantong muntahan ini melebihi perkiraan Leith, karena pada akhirnya permintaan suvenir kantong muntahan ini membludak dan laris terjual dalam waktu singkat.

Suvenir kantong muntahan bergambar William-Kate ini tersedia dalam warna merah dan biru. Leith menjualnya melalui website miliknya. Permintaan atas suvenir ini pun datang dari luar negeri. Leith bahkan berjanji ia akan memenuhi semua permintaan sebelum hari pernikahan yang tersisa beberapa hari lagi.

"Kantong ini dibuat sekadar untuk iseng, semacam antidot atas histeria pernikahan ini. Saya bukan anti-monarki. Saya sendiri penggemar memorabilia kerajaan. Namun saya pikir akan lebih mudah jika ada sesuatu yang lebih terjangkau untuk memeriahkan hari pernikahan akbar ini," akunya kepada Huffington Post.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.