Di Jepang, Badai Salju Telan Korban Jiwa

Kompas.com - 01/01/2011, 11:43 WIB
EditorHertanto Soebijoto

TOKYO, KOMPAS.com - Badai salju dan cuaca ekstrim mengganggu lalu lintas di Jepang barat dan utara saat warga hendak pulang ke kampung halamannya untuk merayakan tahun baru dan menyebabkan korban di beberapa wilayah.

Empat pria petugas patroli di resor ski di kota Kofu, prefektur Tottori Jepang barat tewas pada Jumat karena longsoran salju kata pejabat setempat. Korban ditemukan terkubur di tumpukan salju setelah longsor terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat (11.00 WIB) di resor ski Okudaisen menurut pihak pemerintah kota Kofu dan petugas resor tersebut. Kematian mereka dikonfirmasikan oleh pihak rumah sakit.

Petugas resor ski mengatakan keempatnya terkena longsor bersama dengan kendaraan penekan salju mereka saat sedang memeriksa kemiringan jalur ski dan kemudian terkena longsoran lain segera setelah longsor yang pertama.

Salju lebat dan satu kecelakaan melumpuhkan lalu lintas di Totorri. Sekitar 1.000 mobil terjebak sepanjang 20 Km di jalan nasional di prefektur tersebut, kata pejabat setempat pada Sabtu (1/1/2011).

Kemacetan lalu lintas terjadi karena ada truk pengangkut bahan bakar yang tergelincir di Rute 9 di kota Daisen pada Jumat malam dan menghambat kedua sisi jalan dan kemacetan diperparah karena salju turun makin banyak di wilayah itu.

Pemerintah prefektur mengatakan pihaknya sudah membuat satuan tugas pada Jumat malam dan meminta tentara untuk membantu memberikan bantuan seperti selimut dan bahan bakar bagi masyarakat yang terjebak di kendaraan mereka.

Tentara Jepang (Ground Self-Defense Force) mengirimkan sekitar 30 personel yang semula akan mulai melakukan tugas mereka pada Sabtu sekitar pukul 04.00 setempat (02.00 WIB) namun tertunda hingga sekitar enam jam, menurut kantor berita Kyodo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salju juga menyebabkan kereta ekspres lokal terhenti antara dua stasiun di Daisen karena pohon tumbang pada Jumat sekitar pukul 16.00 waktu setempat (14.00 WIB) membuat sekitar 130 penumpangnya terjebak hingga Sabtu pukul 09.00 waktu setempat (07.00 WIB) mengutip Perusahaan Kereta Jepang bagian Barat.

Ketinggian salju mencapai hingga 100 cm pada Jumat di Aomori, Yamagata di sebelah utara serta prefektur Niigata dan Hiroshima di bagian barat. Angin kencang hingga kecepatan 100 Km/jam terjadi di beberapa bagian prefektur Kagoshima dan Aomori menurut Badan Meteorologi Jepang. Setidaknya ratusan penerbangan ke wilayah-wilayah tersebut dibatalkan sedangkan layanan kereta cepat Shinkansen Tokaido ditunda.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan pola tekanan angin dingin tampaknya akan berlanjut di tahun baru dengan penambahan salju yang turun di Laut Jepang sebelah barat hingga ke Jepang sebelah utara pada Minggu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X