Rabu, Badai Pasir Bakal Melanda Mesir

Kompas.com - 28/12/2010, 21:57 WIB
EditorBenny N Joewono

KAIRO, KOMPAS.com — Pihak berwenang Mesir, Selasa (28/12/2010), memperingatkan warga setempat untuk mewaspadai hujan debu badai pasir dalam beberapa hari mendatang.

"Cuaca buruk yang menimbulkan hujan debu padang pasir akan melanda beberapa wilayah Mesir mulai Rabu," kata Mohamed Essa, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Nasional Mesir.

Hujan debu biasanya membuat repot warga ibu kota Mesir, Kairo, karena mereka dipaksa harus membenahi kembali rumah setelah debu memenuhi bagian dalam rumah.

Selain hujan debu, empasan angin dingin juga akan menghantam sebagian besar wilayah utara dan selatan negara itu mulai Selasa malam. Demikian kata Essa kepada wartawan.

"Selama tiga hari berturut-turut, embusan angin dingin akan melanda sebagian besar wilayah dan mencapai puncaknya pada Kamis. Suhu udara sekitar 8 derajat celsius," kata kepala lembaga pemantau cuaca tersebut.

"Cuaca akan mulai kembali normal pada Jumat petang," tambahnya.

Saat hujan debu, Kota Kairo tak luput tertutup debu sehingga siang hari pun mobil harus menyalakan lampu akibat terhambatnya jarak pandang.

Hujan debu biasa terjadi di Negeri Piramida itu pada setiap pergantian musim. Di Mesir terdapat empat musim, yaitu musim dingin pada Desember-Februari, musim semi Maret-Mei, musim panas Juni-Agustus, dan musim gugur September-November.

Meskipun terdapat musim dingin, hujan salju tidaklah terjadi. Salju tipis hanya sesekali turun di Mesir bagian utara.

Sementara itu, dalam dua pekan terakhir, hujan lebat melanda wilayah selatan dan utara Semenanjung Sinai sehingga menimbulkan banjir di daerah itu.

Lebih dari 100 warga di Semenanjung Sinai, yang pernah diduduki Israel pada 1967, kehilangan tempat tinggal akibat terempas banjir tersebut.

Pekan lalu, angin topan juga melanda wilayah timur dan utara Mesir sehingga memaksa 10 pelabuhan di Laut Merah dan Laut Tengah, Mesir, ditutup selama dua hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.