Korut Serang Korsel, 1 Tewas, 13 Terluka - Kompas.com

Korut Serang Korsel, 1 Tewas, 13 Terluka

Kompas.com - 23/11/2010, 15:15 WIB

SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara menembakkan puluhan peluru artileri ke sebuah pulau di perbatasan Korea Selatan, Selasa (23/11/2010). Akibatnya, seorang anggota marinir Korsel tewas dan 13 lainnya cedera.

Serangan terjadi setelah terkuak laporan bahwa Korea Utara (Korut) tampaknya sedang melakukan program pengayaan uranium, satu cara yang potensial untuk membangun sebuah bom nuklir, yang menyebabkan kekhawatiran serius bagi Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Sekitar 50 peluru artileri Korut mendarat di pulau perbatasan Korea Selatan (Korsel), Yeonpyeong, yang terletak di dekat perbatasan Laut Kuning yang tegang. Serangan itu merusak puluhan rumah dan mengirim gumpalan asap tebal ke udara, lapor televisi YTN.

Seorang anggota marinir Korsel, bagian dari kontingen yang berbasis permanen di Pulau Yeonpyeong, tewas, kata militer. Pihak militer Korsel mengatakan, 13 marinir lainnya terluka dan YTN mengatakan, dua warga sipil juga terluka.

"Sebuah unit artileri Korea Utara melancarkan serangan provokasi ilegal pada pukul 14.34 waktu setempat (atau 12.43 WIB) dan pasukan Korea Selatan segera melakukan tembakan balasan sebagai upaya membela diri," kata seorang juru bicara Pemerintah Korsel kepada AFP.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorEgidius Patnistik

    Terkini Lainnya

    Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

    Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

    Regional
    MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

    MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

    Megapolitan
    Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

    Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

    Regional
    Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

    Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

    Regional
    Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

    Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

    Internasional
    Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

    Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

    Regional
    Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

    Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

    Nasional
    'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

    "Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

    Internasional
    Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

    Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

    Nasional
    Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

    Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

    Internasional
    Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

    Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

    Nasional
    Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

    Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

    Megapolitan
    PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

    PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

    Nasional
    Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

    Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

    Internasional
    Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

    Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

    Regional

    Close Ads X