Asma Assad, Target Baru Sanksi Uni Eropa - Kompas.com

Asma Assad, Target Baru Sanksi Uni Eropa

Kompas.com - 23/03/2012, 18:17 WIB

BRUSSELS, KOMPAS.com - Para menteri luar negeri negara-negara Uni Eropa mencekal dan membekukan aset Asma Assad dan keluarganya, Jumat (23/3/2012).

Asma, yang memiliki kewarganegaraan Inggris, merupakan satu dari 12 orang yang ditambahkan dalam daftar sanksi tersebut. Suaminya sebelumnya sudah masuk daftar tersebut. Namun, kata seorang pejabat Inggris, pencekalan itu tidak akan berlaku jika Asma pergi ke Inggris.

Para aktivis antipemerintah menuduh rezim Assad telah membunuh ribuan demonstran selama setahun ini.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah Damaskus bahan meningkatkan upaya penindasan terhadap para pemberontak di beberapa kota, termasuk Homs dan Hama. Setiap hari, para aktivis melaporkan jatuhnya puluhan korban jiwa dan demonstrasi yang lebih banyak.

Assad telah menjanjikan reformasi politik, namun para pengamat dan penentangnya menyebutnya sebagai janji kosong.

Sebelum ini banyak yang mengira Asma Assad yang dibesarkan dan mendapat pendidikan Barat akan mendorong terjadinya reformasi di Suriah.

Namun pada Februari lalu, perempuan 36 tahun itu menulis pada surat kabar Inggris, Times, dan menjelaskan alasan dia berpendapat suaminya masih merupakan orang yang tepat untuk memimpin Suriah.

Anggota keluarga lain yang dikenai sanksi cekal adalah ibu, saudara perempuan serta ipar Presiden Assad.

Uni Eropa telah menerapkan pencekalan terhadap Suriah, termasuk larangan membeli senjata dan impor minyak Suriah.

Pekan lalu, para aktivis merilis sekitar 3.000 email yang mereka bilang dikirim dari akun pribadi Assad dan istrinya. Ribuan surat elektronik, yang belum diverifikasi kebenarannya, mengungkap bahwa Asma Assad terus berbelanja barang-barang mewah secara online, bahkan ketika pemberontakan kian meningkat.

PBB menyatakan setidaknya 8.000 orang tewas selama berlangsungnya pemberontakan melawan rezim Assad yagn dimulai Maret 2011.

Presiden Assad dan sekutunya menyebut para teroris dan geng bersenjata bertanggung jawab atas kekerasan itu. Katanya, ratusan personel keamanan terbunuh dalam upaya melawan mereka.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorKistyarini
    Terkini Lainnya
    Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
    Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
    Megapolitan
    Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
    Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
    Megapolitan
    Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
    Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
    Megapolitan
    Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
    Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
    Megapolitan
    Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
    Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
    Regional
    Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
    Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
    Megapolitan
    KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
    KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
    Regional
    Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
    Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
    Internasional
    Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
    Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
    Regional
    Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
    Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
    Nasional
    Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
    Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
    Megapolitan
    Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
    Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
    Nasional
    Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
    Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
    Internasional
    Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
    Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
    Megapolitan
    Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
    Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
    Regional

    Close Ads X