Kompas.com - 11/04/2013, 07:36 WIB
EditorEgidius Patnistik

Pemimpin Front Al Nusra, kelompok jihad di Suriah, berjanji setia kepada pemimpin Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri. Abu Mohammed al-Jawlani mengatakan, sikap kelompok itu di Suriah tidak akan berubah.

Al Nusra mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman bunuh diri dan serangan gerilyawan dengan sasaran kantor-kantor pemerintah. Hari Selasa (9/4/2013), Al Qaeda di Irak mengumumkan merger dengan Al Nusra, tetapi Jawlani mengatakan, ia belum dikonsultasikan soal ini.

Al Nusra dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat.

Debat di antara para pemimpin Barat tentang upaya mempersenjatai pemberontak di Suriah sering menimbulkan keprihatinan karena senjata-senjata ini dikhawatirkan akan sampai ke tangan kelompok-kelompok seperti Al Nusra. "Putra-putra Front Al Nusra berjanji setia kepada Sheikh Ayman al-Zawahiri," kata Jawlani dalam rekaman yang dikeluarkan Rabu (10/4/2013).

Pernyataan Al Nusra meyakinkan warga Suriah bahwa "sikap baik" yang ditunjukkan kelompok itu di lapangan tidak akan berubah, lapor wartawan BBC, Jim Muir. Jawlani mengatakan sumpah setia kepada Zawahiri ini tidak akan mengubah "apa pun dalam kebijakan mereka," kata Muir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X