Kompas.com - 18/09/2012, 10:19 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON, KOMPAS.com - Seekor panda raksasa milik Kebun Binatang Nasional Washington, AS melahirkan seekor anak pertama dalam tujuh tahun terakhir, Selasa (18/9/2012) waktu setempat.

Pihak kebun binatang dalam pernyataan resminya mengatakan panda betina bernama Mei Xiang itu melahirkan pada Minggu (16/9) malam waktu setempat.

Dia menjalani inseminasi buatan pada April lalu menggunakan sperma beku milik panda jantan bernama Tian Tian.

Inseminasi buatan harus dilakukan setelah secara alami Tian Tian tidak bisa menghamili Mei Xiang.

Kepala Dokter Hewan Suzan Murray mengatakan meski terlihat lelah Mei Xiang terlihat bisa duduk dan merawat bayinya saat diperlukan.

"Dia akan menjadi induk yang hebat," kata Murray.

Kedua panda raksasa ini adalah pinjaman dari China adalah salah satu bintang di Kebun Binatang Washington.

Meskipun mereka menjadi idola pengunjung namun selama 11 tahun di Washington keduanya baru menghasilkan dua ekor anak.

Anak sebelumnya, Tai Shan, lahir pada 2005 dan kini tinggal di China, tempat di mana panda termasuk hewan yang terancam punah.

Wakil Direktur Kesehatan Hewan KB Washington, Don More mengatakan bayi panda seberat 112 gram itu hanya sebesar telapak tangan orang dewasa.

Bayi panda memang berukuran sangat kecil jika dibandingkan induknya yang bisa mencapai berat 250 kg.

"Kebun Binatang akan mengawasi ketat Mei Xiang melalui CCTV selama dua pekan," tambah Moore.

Dalam beberapa bulan, lanjut Moore, si panda kecil sudah bisa beraksi di hadapan pengunjung kebun binatang Wahington.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.