Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pensiunan Algojo Ini Butuh Pekerjaan

Kompas.com - 14/05/2010, 17:27 WIB

MUMBAI, KOMPAS.com — Seorang algojo lanjut usia yang telah pensiun selama 14 tahun menawarkan diri untuk mengeksekusi satu-satunya teroris serangan Mumbai yang selamat, jika tidak seorang pun dapat ditunjuk untuk melakukan hukuman itu. Demikian dilaporkan, Jumat (14/5/2010).

Arjun Bhika Jadhav, sekarang berusia sekitar 70 tahun dan sebagian wajahnya lumpuh karena stroke, menawarkan jasanya setelah mendengar bahwa negara bagian Maharashtra, yang beribu kota di Mumbai, tidak lagi memiliki algojo (tukang gantung) untuk melakukan eksekusi tersebut.

Warga negara Pakistan, Mohammed Ajmal Amir Kasab (22), terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman mati pekan lalu karena memulai perang di India, pembunuhan, konspirasi, dan serangan teror pada November 2008. Peristiwa itu mengakibatkan 166 orang tewas.

Jadhav, yang telah menggantung 101 orang di seluruh penjuru negara selama 33 tahun berkarier sebagai algojo, mengatakan kesediaannya dalam sebuah surat ke Inspektur Jenderal Penjara Maharashtra Uddav Kamble, menurut harian Times India.

"Jika tidak ada orang yang dapat menggantung Kasab, saya bersedia," kata pria berusia tua itu, menurut harian tersebut.

"Jika jasa saya dibutuhkan, maka saya akan mempersiapkan diri. Saya akan mengirim teroris itu ke tiang gantungan."

"Jangan melihat usia saya. Saya masih memiliki kapasitas untuk menggantung dia hanya dalam waktu 27 detik," tambahnya.

Kamble mengatakan, belum ada keputusan yang diambil mengenai apakah tawaran itu akan diterima atau tidak. Belum jelas juga apakah Kasab akan mengajukan banding.

"Namun, jelas kami tidak akan ragu-ragu menerima jasa Arjun Jadhav," katanya kepada harian itu.

India tidak melakukan hukuman gantung sejak 2004 dan hanya melakukan dua kali hukuman gantung sejak 1998.

Sebuah majalah melaporkan pada Febuari tahun ini bahwa sejumlah negara bagian India mencari orang yang dapat mengisi posisi algojo yang kosong.

Upah yang rendah (dilaporkan sekitar 150-200 rupee atau 3-4 dollar AS) setiap eksekusi menjadi alasan kurangnya peminat.

Maharashtra tidak melakukan hukuman gantung sejak 1996 ketika Jadhav pensiun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com