Israel Akan Kehilangan 10.000 Tentara jika Serang Iran - Kompas.com

Israel Akan Kehilangan 10.000 Tentara jika Serang Iran

Kompas.com - 08/10/2012, 13:47 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com — Israel akan kehilangan sedikitnya 10.000 prajurit jika menyerang Iran, kata seorang pejabat senior Iran seperti dilaporkan Press TV, Minggu (7/10/2012).

"Jika Israel menyerang, kemampuan penangkal Iran akan melancarkan pukulan mematikan terhadap mereka dan jumlah korban jiwa di pihak Israel tak akan kurang dari 10.000. Jadi, mereka akan dihentikan secepatnya," kata Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Kebijaksanaan Iran.

"Kami tak mengingini perang, tetapi sepenuhnya siap mempertahankan negara kami terhadap setiap serangan. Tentu saja, Zionis tak berani menyerbu Iran dan hanya ngomong mengenai perang untuk mendapat konsesi dari Presiden AS berikutnya," kata Rezaei, mantan Kepala Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC).

Amerika Serikat dan Israel belum mengesampingkan kemungkinan serangan terhadap instalasi energi nuklir Iran. Amerika Serikat dan sekutu Baratnya percaya Iran sedang berusaha "memperoleh kemampuan senjata nuklir". Teheran membantah hal itu dan mengatakan program atomnya "bertujuan damai".

Rezaei juga menuduh Barat berusaha menggelincirkan gerakan Kebangkitan Islam dengan mencampuri urusan dalam negeri Suriah.

Para pejabat di Republik Islam Iran memilih untuk menggunakan istilah "Kebangkitan Islam" guna menggambarkan apa yang disebut oleh masyarakat dunia sebagai "Arab Spring", yaitu aksi-aksi yang bertujuan menggulingkan pemerintah totaliter di dunia Arab.


EditorEgidius Patnistik
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X