Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:44 WIB
Mayoritas Publik AS Dukung Gay Masuk Militer
Taufiq Zuhdi | tof | Kamis, 11 Februari 2010 | 02:05 WIB
|
Share:

WASHINGTON, KOMPAS.com - Keputusan Presiden Barack Obama memberi kesempatan kaum homoseksual di AS masuk dunia militer mendapat respons positif dari publik. Sebagian besar pemilih di AS percaya bahwa homoseksual baik laki-laki maupun perempuan layak bekerja secara terbuka di lingkungan militer AS.

Kesimpulan ini mengemuka setelah sebuah jajak pendapat yang dilakukan Universitas Quinnipiac Amerika memublikasikan hasil jajak pednapat mereka tentang pandangan publik tentang hukum yang memerlukan layanan gay dalam dunia militer.

Survei ini dilakukan setelah Presiden Barack Obama bulan lalu berjanji untuk mengubah hukum dan memerbolehkan gay untuk bekerja secara terbuka di kalangan militer. Jajak pendapat tersebut menemukan bahwa 57 persen pemilih AS percaya bahwa gay harus bekerja secara terbuka, sedangkan 36 persen lainnya menentang.

Sebanyak 61 persen publik Amerika percaya bahwa mencegah masuknya gay pria dan wanita untuk bekerja adalah tindakan diskriminatif. Sedangkan 54 persen percaya bahwa gay dalam militer harus membatasi tampilan orientasi seksual mereka di tempat kerja.

Sumber :
AFP
Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan